Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 650 atlet muda dari 30 negara berpartisipasi dalam Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono ke-41 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Kompetisi internasional ini berlangsung dari 30 September hingga 6 Oktober 2024 di lima lapangan tenis yang tersebar di kota Surabaya.
Didik Utomo Pribadi, Direktur Turnamen ITF Junior Widjojo Soejono, menjelaskan bahwa ajang ini menjadi salah satu sarana penting dalam pengembangan pemain tenis muda, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berjenjang, berkesinambungan, dan berkelanjutan. Kami berharap di tahun-tahun mendatang kualitasnya bisa semakin meningkat,” ujar Didik.
Didik juga menambahkan bahwa turnamen ini merupakan langkah penting bagi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) dalam mencari talenta muda yang siap berkompetisi di PON XXII mendatang.
“Pada PON sebelumnya, kami memiliki atlet-atlet senior seperti Cristo, Aldila, Jesi, Bea, Rizki, Antoni, dan David. Namun, usia mereka kini telah matang, sehingga kami perlu regenerasi melalui kegiatan seperti ini. Harapannya, talenta-talenta muda ini bisa menggantikan para senior,” imbuhnya.
Roy Pandu Widjojo, putra penggagas turnamen ITF Junior Widjojo Soejono, turut menyampaikan bahwa dia berkomitmen untuk melanjutkan pesan dari almarhum ayahnya dalam menjaga keberlanjutan turnamen tenis junior internasional ini.
“Kami sangat bangga bisa terus menjaga amanah dari almarhum untuk menyelenggarakan International Junior Tennis Championship di Indonesia,” ujarnya. (way/ted)






