San Sebastian (beritajatim.com) – Lamine Yamal biasanya jadi penyelamat FC Barcelona. Tetapi khusus jornada ke-20 LaLiga kontra Real Sociedad Senin dini hari (19/1/2026) berlaku sebaliknya. Jebolan La Masia itu jadi salah satu penyebab FCB keok 1-2.
Momen itu terjadi ketika memasuki menit ke-27. Yamal yang memanfaatkan bola liar kemelut di kotak penalti Sociedad berhasil menuntaskannya menjadi gol. Tetapi, setelah meninjau via VAR, wasit Jesus Gil Manzano memutuskan gol tidak sah lantaran Yamal offside.
Ketika video bukti ditampilkan, offside Yamal disebabkan oleh tumit kanannya. Ironisnya, tumit bermasalah itu hanya berselisih beberapa sentimeter dari kaki kiri pemain terakhir Sociedad.
“Kami bermain cukup baik. Hanya kurang beruntung. Hari-hari seperti ini memang sudah biasa terjadi di sepak bola,” papar entrenador FCB Hans-Dieter Flick dilansir Mundo Deportivo.
Tetapi, laga yang dimainkan di Estadio de Anoeta itu memang sarat kontroversi. Pada detik ke-30, gol tandukan kapten Sociedad Mikel Oyarzabal juga dianulir karena offside.
Di menit ketujuh, gol FCB via Fermin Lopez juga dianulir. Bukan akibat offside. Melainkan pelanggaran yang dilakukan Dani Olmo kepada Takefusa Kubo sesaat sebelum Fermin mencetak gol. Pada menit ke-21, giliran gol Frenkie de Jong yang dianulir dan lagi-lagi karena offside.
Gol sah akhirnya tercipta di menit ke-32 oleh Oyarzabal dan Goncalo Guedes (71′) untuk Sociedad. Sedangkan gol FCB disumbang oleh Marcus Rashford (70′).
Kekalahan dari Sociedad ini membuat persaingan juara LaLiga memanas. FCB memang masih memimpin klasemen dengan 49 poin. Tetapi, selisih dengan rival abadi Real Madrid di posisi runner-up kini hanya tinggal 1 poin.
“Ini (kekalahan dari Sociedad, Red) harus segera dilupakan. Kami saat ini fokus untuk laga-laga berikutnya,” lanjut Flick. (dio)






