Surabaya (beritajatim.com) – PSBS Biak kembali gagal meraih kemenangan setelah takluk 1-0 dari Persebaya Surabaya, Sabtu malam, di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pelatih PSBS Biak, Marcos Guilermo, menilai timnya seharusnya bisa mengakhiri laga dengan hasil imbang atau bahkan kemenangan, tetapi beberapa hal tidak berjalan sesuai harapan. “Pertandingan ini sebenarnya seimbang. Seharusnya kita bisa mengambil tiga poin sejak awal, tapi sayang gagal, padahal sudah mencoba berbagai strategi,” ujar Marcos, Sabtu (15/2/2025).
Marcos menambahkan bahwa timnya telah bekerja keras, tetapi kesalahan di lini depan membuat lawan justru lebih efektif dalam mencetak gol. “Kami sudah berusaha maksimal dan seharusnya bisa meraih setidaknya hasil seri. Namun, striker lawan mengambil kesempatan dengan akurat, ditambah dukungan luar biasa dari suporter mereka,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain PSBS Biak, Muhammad Tahir, menyoroti kepemimpinan wasit yang menurutnya penuh kontroversi. “Saya ucapkan selamat kepada Persebaya. Namun, pertandingan ini banyak kontroversi dari wasit, yang membuat situasi tidak berimbang,” ujar Tahir.
Ia menilai keputusan wasit menghambat peluang timnya untuk mencetak gol dan meraih hasil imbang. “Wasit terlalu sering memberikan pelanggaran saat kami berusaha mencetak gol. Seharusnya kami bisa menahan imbang,” tutupnya. [kun]






