Surabaya (beritajatim.com) – Pada tanggal 10 April 2023 mendatang, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, bebas dari LP (Lembaga Pemasyarakatan) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. Tujuh hari menjelang bebas, Anas mengirimkan surat kepada rekan dan sahabat seperjuangannya.
“Skenario Tuhan yang terbaik, Percayalah!,” demikian bunyi alinea ketiga isi surat Anas yang sempat dibaca beritajatim.com, Senin (3/4/2023) malam.
Adik Anas Urbaningrum, Anna Luthfie membenarkan kakak kandungnya melayangkan surat kepada para sahabat dan kolega seperjuangannya. Surat tersebut dibuat dan disebarkan via WA pada Senin siang. “Surat itu ditujukan kepada teman dan sahabat seperjuangan Mas Anas,” ujar Anna Luthfie.
Surat Anas itu terdiri dari 3 alinea. Pada alinea pertama, Anas menulis: Beberapa hari terakhir ini waktu terus berjalan lebih lambat. Apa tersebab menunggu waktu berbuka puasa? Ataukah karena terlalu kuatnya tarikan magnit para sahabat di luar sana?
Di alinea kedua surat Anas, mantan Ketua Umum PB HMI ini menulis: Yang pasti, waktu selalu tepat. Begitu pula jalannya takdir. Tidak ada kamusnya, Tuhan salah alamat ketika mengirimkan pesan nasib dan jalan hidup hambanya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/agenda-utama-anas-urbaningrum-di-blitar-sungkem-kepada-ibu/
Surat tulisan tangan Anas itu menyuratkan sekaligus menyiratkan bahwa garis takdir Tuhan yang Maha Kuasa tak ada yang bisa mengubah sedikit pun. Suratan takdir itu tak mungkin salah alamat ke hamba penerimanya. “Isi surat ini baru saya terima hari ini (Senin, 3/4/2023),” tegas Anna Luthfie.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah agenda telah dipersiapkan di kampung halaman Anas Urbaningrum di Kabupaten Blitar, seiring bebasnya yang bersangkutan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin Bandung pada 10 April 2023 mendatang.
Agenda kegiatan di kampung halaman Anas itu antara lain berbuka dan sahur bersama serta pembagian zakat mal. Hal itu dikatakan Anna Luthfie, adik kandung Anas Urbaningrum kepada beritajatim.com, Senin (3/4/2023) siang.
Dia mengemukakan, keluarga besar Anas di Blitar akan memberikan support penuh kepada langkah dan tindakan Anas ke depan. Yang penting semua langkah dan tindakan mantan Ketua Umum PB HMI itu memberikan kontribusi positif kepada bangsa, negara, dan umat. “Yang penting itu,” tukasnya.
Anna Luthfie mengaku sekarang sedang berada di kampung halamannya di Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dia mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan rencana kepulangan kakak kandungnya di kampung halamannya di Blitar. “Prinsipnya kita bersyukur Mas Anas ‘merdeka’ di bulan Ramadhan ini,” tambahnya sekali lagi.
Ada sejumlah agenda yang telah dipersiapkan seiring kepulangan Anas ke kampung halamannya di Blitar. Pada tanggal 11 April 2023 siang, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu diperkirakan ke sampai di kampung halamannya di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat. Dia langsung sungkem kepada Ibunya, Bj Sriati, yang kini berusia 78 tahun.
“Rencananya ada kegiatan berbuka bersama pada 11 April (2023) dan dilanjutkan dengan sahur bersama pada 12 April (2023) dini hari,” ungkapnya. Selain berbuka dan sahur bersama, selama di Blitar Anas akan membagikan zakat mal kepada warga di sekitar tempat tinggal orang tuanya. Pembagian zakat mal dilakukan pada tanggal 12 April 2023 pagi, sebelum Anas kembali ke Jakarta.
Nama Anas Urbaningrum sempat meroket di panggung politik nasional pada Pemilu 2009. Dia duduk sebagai Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik dan Otonomi Daerah. Saat itu, DPP Demokrat dipimpin Hadi Utomo dan Sekjen Marzuki Alie. Kemenangan Partai Demokrat 2009 tak lepas dari kontribusi pemikiran, tenaga, dan strategi Anas dan elite Demokrat lainnya.
Dua kali terjun di pesta demokrasi rakyat, tahun 2004 dan 2009, Partai Demokrat mengukir sejarah sebagai pemenang Pemilu 2009. Partai ini sekaligus menghantarkan tokoh panutannya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memenangkan dua kali Pilpres secara langsung. [air/kun]






