Pacitan (beritajatim.com) – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pacitan belum sepenuhnya berjalan mulus. Hingga pertengahan April 2026, sedikitnya tujuh desa masih menghadapi kendala utama berupa keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran kecamatan. Menurutnya, kondisi geografis Pacitan yang didominasi wilayah perbukitan menjadi tantangan utama dalam penyediaan lahan.
“Solusinya selalu kami cari bersama pemerintah desa dan stakeholder terkait. Karena memang ada desa yang secara geografis lahannya tidak memenuhi syarat, terutama untuk lahan datar,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Mas Aji, sapaan akrabnya, menjelaskan sejumlah desa di Pacitan memiliki kontur wilayah berbukit sehingga sulit menyediakan lahan yang cukup luas sesuai ketentuan pembangunan gerai koperasi. Bahkan, di beberapa lokasi, fasilitas dasar seperti balai desa pun dinilai sudah tidak memadai.
Sebagai langkah alternatif, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait guna membuka peluang kebijakan yang lebih fleksibel. Di antaranya, kemungkinan penggunaan lahan dengan ukuran lebih kecil atau skema lain agar program tetap berjalan.
“Apakah bisa luasannya lebih kecil atau ada alternatif lain, sehingga kewajiban desa tetap terpenuhi dan semangat KDKMP ini tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Selain itu, opsi lain yang tengah dikaji adalah pemanfaatan lahan di desa lain, kerja sama antarwilayah, hingga kemungkinan penggunaan sistem sewa lahan. Hal ini dinilai menjadi solusi realistis bagi desa yang benar-benar tidak memiliki lahan memadai.
“Bisa jadi nanti lokasinya di desa tetangga atau alternatif lain, karena di beberapa desa memang lahannya sangat terbatas,” jelas mantan Ketua DPRD Pacitan tersebut.
Meski dihadapkan pada sejumlah kendala, progres pembangunan KDKMP di Pacitan terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 37 desa telah merampungkan pembangunan gerai koperasi hingga 100 persen, dari total 172 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Pacitan.
Pemerintah daerah berharap seluruh desa dapat segera merealisasikan pembangunan KDKMP agar program penguatan ekonomi berbasis desa tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (tri/kun)






