Tuban (beritajatim.com) – Kabupaten Tuban masih kekurangan guru penggerak. Secara keseluruhan, Kabupaten Tuban membutuhkan sekitar 300 – 333 guru.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Abdul Rakhmat. Menurutnya, pada saat proses seleksi hanya ada sekitar 28, sedangkan yang memenuhi syarat hanya ada 8 sampai 18.
“Guru penggerak dari segi jumlah masih kurang banyak, seperti Kepala Sekolah kita masih kurang 130 orang, sedangkan guru penggerak di SD hanya sekitar 28 saja,” ucap Abdul Rahkmat, Sabtu (29/07/2023).
Ia menjelaskan bahwa karir menjadi guru penggerak sangat jelas. Misalnya kepala sekolah, termasuk juga pengawas.
“SMP juga tidak terlalu banyak, pengawas hanya sedikit dan kita masih membutuhkan pengawas di SD sekitar 35 guru, tapi yang ada sekarang hanya 15 orang. Ini menjadi PR kita,” terang Abdul Rakhmat.
Rakhmat menyampaikan bahwa alasan minimnya guru penggerak dan sekolah penggerak di Kabupaten Tuban ini disebabkan oleh proses seleksi yang sulit, yaitu melalui program lokakarya serta menggunakan teknologi yang mana banyak guru di Kabupaten Tuban belum melek IT.
“Memang proses administrasinya itu semua lewat online, upload pembelajaran modul, ujian praktek, dan lain – lainnya di upload disana. Kemungkinan itu yang menjadi kesulitan karena belum terbiasa, kadang – kadang orang itu kan males kalau berkaitan dengan IT,” terang dia.
Untuk mengatasinya, Rakhmat meminta bahwa guru di Kabupaten Tuban bisa mencoba mendaftarkan diri, meski dirasa cukup sulit. Dia percaya dengan niat keyakinan pasti bisa.
“Apalagi sekarang jamannya pakai handphone android semua, saya rasa pasti bisa, dicoba saja dulu daftar online,” kata Abdul Rakhmat.
BACA JUGA:
Job Fair Tuban Usai, Perusahaan Diminta Lapor Hasil Penerimaan Tenaga Kerja
Dia juga meminta agar guru terus mengikuti era perkembangan zaman. Misalnya guru penggerak atau sekolah penggerak masuk dalam kurikulum merdeka.
“Harapannya ke depan kalau ada seleksi guru penggerak bisa mengikuti,” pungkasnya. [ayu/but]
![Tuban Kekurangan Guru Penggerak, Sepi Peminat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Abdul Rakhmat. [Foto:Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/07/1-88.jpg)





