Surabaya (beritajatim.com) – Arus lalu lintas di Jalan Mastrip, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, mengalami kemacetan panjang di kedua arah pada Kamis (19/2/2026) siang. Kendaraan dilaporkan bergerak sangat lambat akibat adanya gangguan teknis dari sebuah truk tangki yang mengalami patah as tepat di tengah jalur utama.
Insiden ini mengakibatkan penyempitan jalur, sehingga kendaraan dari arah Surabaya menuju Gresik maupun sebaliknya harus bergantian melewati satu lajur yang tersisa. Antrean kendaraan sempat mengular cukup panjang mengingat Jalan Mastrip merupakan jalur logistik padat yang didominasi kendaraan besar.
Sejumlah warga di lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa kendala utama bukan berasal dari pecah ban, melainkan kerusakan serius pada komponen vital truk. Kondisi truk yang tidak bisa digerakkan secara manual ini membuat sebagian besar badan jalan tertutup.
“Bukan (pecah ban), itu patah as,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian untuk memperjelas situasi. Truk tangki bertuliskan ‘Taiko’ tersebut melintang dan menghalangi jalur, khususnya bagi pengendara yang datang dari arah Gresik.
Kondisi ini memaksa para pengendara untuk bersabar dan bertukar giliran melintas guna menghindari penguncian arus total di kawasan tersebut. Kemacetan mencapai puncaknya menjelang siang hari, di mana volume kendaraan yang melintas di kawasan industri Karangpilang sedang tinggi-tingginya.
Sedikitnya tiga personel polisi lalu lintas segera diterjunkan ke lokasi untuk mengurai kepadatan dan mengatur arus kendaraan secara manual. Kehadiran petugas di lapangan sangat krusial untuk memastikan kendaraan dari kedua arah tetap bisa mengalir meski dengan kecepatan yang sangat terbatas.
Petugas tampak sibuk memberikan instruksi kepada para pengemudi agar tertib mengantre dan tidak saling mendahului yang bisa memperparah kebuntuan jalan. Fokus utama petugas adalah menjaga ketertiban di titik penyempitan agar tidak terjadi gesekan antar-kendaraaan.
Hanya berselang beberapa waktu setelah kemacetan memuncak, satu unit mobil derek tiba di lokasi untuk melakukan tindakan evakuasi. Petugas berupaya secepat mungkin memindahkan bangkai truk tangki tersebut agar badan jalan kembali bersih dan bisa dilalui secara normal.
Meskipun evakuasi telah dimulai, sisa kepadatan arus lalu lintas di kawasan Mastrip diperkirakan masih akan terasa hingga sore hari. Para pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif jika ingin menghindari sisa kemacetan di area Karangpilang. [fyi/beq]






