Ringkasan Berita
- Kecelakaan dua truk terjadi di Jalan Raya Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang.
- Sopir truk tronton Hino meninggal dunia akibat luka serius di kepala setelah sempat dirawat di rumah sakit.
- Polisi menduga kecelakaan terjadi karena truk Mitsubishi masuk ke jalur berlawanan saat melintasi tikungan.
- Satlantas Polres Lumajang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Lumajang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang sopir truk tronton meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan melibatkan truk tronton Hino bernomor polisi S 8384 SE dengan truk Mitsubishi bernomor polisi G 8190 DC.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ferdian (25), warga Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Ia merupakan sopir truk tronton Hino yang mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan keras.
Sementara itu, sopir truk Mitsubishi, Bimo Saputro (24), warga Desa dan Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bersama seorang penumpangnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu Andriana mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi melaju dari arah Jember menuju Lumajang.
Saat melintasi jalan menikung di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak terlalu ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk tronton yang datang dari arah Lumajang menuju Jember.
“Jadi, Mitsubishi ini dari arah Jember, sampai di tikungan, jalannya terlalu ke kanan. Akhirnya menabrak bagian depan sebelah kanan truk tronton Hino yang datang dari arah berlawanan,” kata Dendy di Lumajang, Jumat (19/6/2026).
Polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya kewaspadaan pengemudi truk Mitsubishi saat melintasi tikungan sehingga kendaraan keluar dari lajurnya.
“Pengemudi truk Mitsubishi ini kurang waspada waktu melintas di jalan menikung, jadi masuk ke jalur lawan dan akhirnya bertabrakan,” tambahnya.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Ferdian sempat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Haryoto Lumajang. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka berat yang dideritanya.
“Korban atas nama Ferdian mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di RSUD dr Haryoto Lumajang,” ujarnya.
Sementara itu, sopir truk Mitsubishi dan seorang penumpangnya masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialami dalam kecelakaan tersebut.
Satlantas Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa kondisi kedua kendaraan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. [has/beq]






