Magetan (beritajatim.com) – M Faris Farera hanya memukul keningnya usai truk yang dikemudikannya terguling. Muatan jeruk pamelo yang dia bawa dari Desa Tamanan, Sukomoro, Magetan ambyar ke pinggir jalan. Beruntung dia tak mengalami luka.
Pemuda 20 tahun itu pun ditolong para pengguna jalan. Truk dan muatan ratusan jeruk pamelo pun diamankan agar tak dijarah warga. Pemuda asal Desa Ngiliran, Panekan, Magetan, itu hanya bisa pasrah sembari menunggu kendaraan lain untuk mengevakuasi truk bernopol AE 8042 NJ itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Polisi pun datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Agus Suparno mengungkapkan dari hasil olah TKP disimpulkan bahwa Faris sang pengemudi terlalu kencang saat berjalan dari arah timur dan hendak belok ke kanan ke arah utara.
“Akhirnya kendaraan yang dikemudikan oleng ke kiri hingga mengalami kecelakaan tunggal. Muatan jeruk pamelonya pun tumpah ke pinggir jalan dan sebagian ke parit. Total memuat 2.000 buah jeruk yang hendak dibawa ke wilayah Kecamatan Panekan,” kata Agus usai olah TKP, Senin (9/5/2022).
Pihaknya mengungkap kerugian materiil mencapai Rp 3.000.000. Satlantas Polres Magetan membantu melakukan evakuasi baik muatan jeruk dan truk. Barang bukti berupa truk Mitsubishi tersebut dibawa ke Mako Polres Magetan. (fiq/kun)






