Surabaya (beritajatim.com) – Berikut ini lirik lagu Nganggur 2 dari Masdddho yang sedang trending musik di YouTube.
Setelah sukses dengan lagu Nganggur, musisi asal Jawa Timur ini kini merilis lagu Nganggur 2. Judul lagu yang memiliki makna tidak bekerja tersebut bercerita tentang keluh kesah seseorang yang belum juga mendapatkan pekerjaan.
Di saat teman-temannya sudah sukses dengan profesinya masing-masing, ia justru kerap dibanding-bandingkan. Namun, ia bertekad jika suatu saat dirinya sukses, orang tua yang akan ia utamakan.
Adapun official musik video yang telah diunggah di kanal YouTube MASDDDHO, pada 3 Januari 2025 ini telah masuk deretan trending musik. Berikut lirik dari lagu Nganggur 2 yang merupakan karya ke-9 dari Masdddho, lengkap dengan artinya.
Lirik lagu Nganggur 2 – Masdddho
Bapak Ibuku pengen aku sukses
Minimal aku iso mlebu PNS
Seragaman gagah tenan
Kerjone mboten panasan
Cekelane pulpen
Akeh tunjangan
Konco -koncoku uwes podo kerjo
Sementara aku nganggur karo dungo
Jamane wis jaman maju
Masuk periode baru
Sayang tenan aku rung keduman gawean
Dino-dino mumet rasane dibanding bandingke
Karo anake tanggane
Ono sing dadi dokter, ono sing dadi guru
Wajar yen kecewa karo aku
Reff:
Bapak Ibuk ngapuro anakmu durung kerjo
Durung saget ngangkat derajat keluargo
Mbesuk yen wancine sukses
Wancine mulyo
Tak gemateni wong tuo nomer siji
Dino-dino mumet rasane dibanding bandingke
Karo anake tanggane
Ono sing dadi dokter, ono sing dadi guru
Wajar yen kecewa karo aku
Reff:
Bapak Ibuk ngapuro anakmu durung kerjo
Durung saget ngangkat derajat keluargo
Mbesuk yen wancine sukses
Wancine mulyo
Tak gemateni wong tuo nomer siji
Bapak Ibuk ngapuro anakmu durung kerjo
Durung saget ngangkat derajat keluargo
Mbesuk yen wancine sukses
Wancine mulyo
Tak gemateni wong tuo nomer siji
Arti lirik lagu Nganggur 2 – Masdddho
Bapak ibuku ingin aku sukses
Minimal aku bisa masuk PNS
Berseragam gagah sekali
Kerjanya tidak kepanasan
Pegangannya bulpoin
Banyak tunjangan
Teman-temanku sudah pada kerja
Sementara aku menganggur sambari berdoa
Zamannya sudah zaman maju
Masuk periode baru
Sayang sekali aku belum mendapat pekerjaan
Hari-hari pusing rasanya dibanding-bandingkan
Dengan anak tetangga
Ada yang jadi dokter, ada yang jadi guru
Wajar jika kecewa dengan aku
Reff:
Bapak ibu maafkan anakmu belum kerja
Belum bisa mengangkat derajat keluarga
Besok jika waktunya sukses
Waktunya bahagia
Ku sayangi orang tua nomor satu
Hari-hari pusing rasanya dibanding-bandingkan
Dengan anak tetangga
Ada yang jadi dokter, ada yang jadi guru
Wajar jika kecewa dengan aku
Reff:
Bapak ibu maafkan anakmu belum kerja
Belum bisa mengangkat derajat keluarga
Besok jika waktunya sukses
Waktunya bahagia
Ku sayangi orang tua nomor satu
Bapak ibu maafkan anakmu belum kerja
Belum bisa mengangkat derajat keluarga
Besok jika waktunya sukses
Waktunya bahagia
Ku sayangi orang tua nomor satu
(fyi/ian)






