Lumajang (beritajatim.com) – Warga Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, sudah trauma tinggal di rumahnya yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
Ketua RW setempat, Khusaini (49) mengatakan, warga dari lima RT khawatir jika kembali tinggal di rumahnya lagi.
Bahkan, jika sudah bersih nantinya, perasaan was-was masih menyelimuti perasaan warga.
“Karena kan 2020 kemarin erupsi satu tahun kemudian erupsi lagi dan dampaknya begini. Jadi warga trauma, rumah sudah habis,” ungkap Khusaini, Selasa (7/12/2021).
Di dusun Umbulan seluruh rumah rusak parah. Puluhan rumah warga terselimuti abu vulkanik.
Khusaini pun menjelaskan, dia berharap pemerintah daerah atau pusat bisa membuatkan warganya perumahan baru.
“Atau rumah susun lah, pokoknya gak di sini meskipun sudah bersih nantinya ya gimana. Harus bisa itu, siapa-siapapun lah mohon bantuannya,” tutur dia.
Menurut Khusairi yang tinggal sejak kecil di Dusun Umbulan, erupsi Gunung Semeru ia rasakan sudah terjadi empat kali.
“Yang parah tahun 1993 dan 2021 ini. Dan yang membekas ini ya 2021 karena cuma selang satu tahun pada erupsi 2020 lalu,” pungkasnya. [yog/but]







