Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Regional 3 terus berkomitmen dalam menjaga ekosistem laut dengan menginisiasi program konservasi transplantasi terumbu karang di Pantai Bangsring, Banyuwangi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem bawah laut yang terdampak oleh aktivitas manusia dan perubahan lingkungan.
Program yang berlangsung ini merupakan hasil kerja sama antara PT Telkom Regional 3 dengan Baitulmaal Muamalat melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB) Samudera Bakti, serta didukung oleh pemerintah daerah setempat. Sebagai bagian dari inisiatif ini, PT Telkom menyerahkan 500 stak terumbu karang dalam 45 rak transplantasi terumbu karang kepada KUB Samudera Bakti untuk mempercepat pemulihan ekosistem laut yang mengalami degradasi.
Kepala Desa Bangsring mengapresiasi langkah PT Telkom dalam mendukung konservasi laut di wilayahnya. Ia menekankan bahwa rehabilitasi terumbu karang sangat penting, bukan hanya sebagai habitat biota laut, tetapi juga dalam melindungi garis pantai dari abrasi serta meningkatkan potensi wisata bahari.
“Saya bangga dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi warga dan lingkungan, serta mendorong pertumbuhan wisata di Bangsring,” ujarnya.
Amir Syarifudin, SM Share Service and General Support PT Telkom Regional 3, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan pesisir.
“Kami berharap ekosistem laut di Bangsring dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Baik dari aspek ekologi maupun ekonomi, PT Telkom terus berkomitmen untuk mendukung program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari program ini, dilakukan sesi sosialisasi teknis mengenai konservasi dan metode transplantasi terumbu karang. Pak Sukirno, pengelola Bangsring Underwater, memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya terumbu karang bagi keseimbangan ekosistem laut serta teknik penenggelaman rak transplantasi.
“Terumbu karang berfungsi sebagai tempat bertelur ikan, melindungi ikan kecil dari predator, serta menahan abrasi. Saat terumbu karang tumbuh besar, ia dapat menahan ombak sehingga menjaga stabilitas ekosistem laut,” jelas Pak Sukirno.
Puncak acara ditandai dengan penenggelaman rak transplantasi terumbu karang di perairan Pantai Bangsring. Perwakilan PT Telkom, Baitulmaal Muamalat, pemerintah daerah, komunitas konservasi, serta masyarakat setempat turut serta dalam prosesi ini. Harapannya, rak transplantasi ini akan menjadi rumah baru bagi berbagai spesies biota laut dan membantu mengembalikan keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.
Dengan adanya program ini, PT Telkom bersama Baitulmaal Muamalat berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di sektor kelautan. Kegiatan transplantasi terumbu karang di Pantai Bangsring ini diharapkan menjadi contoh bagi inisiatif serupa di berbagai daerah di Indonesia, sehingga semakin banyak ekosistem laut yang terlindungi dan berkelanjutan di masa depan. (ted)






