California (beritajatim.com) – Persaingan di grup B Piala Dunia Antarklub jadi salah satu yang paling ketat. Bahkan pasca menjalani matchday pemungkas dini hari tadi Paris Saint-Germain, Botafogo, dan Atletico Madrid sama-sama mengumpulkan 6 poin. Tetapi, Atletico yang harus gagal ke 16 besar.
Pemicunya, Atletico kalah untuk urusan head to head diferensiasi gol. PSG dengan +3 gol, Botafogo surplus 0, sedangkan Atletico minus -3 gol.
Konfigurasi tersebut membuat kemenangan 1-0 Atletico atas Botafogo sia-sia. Ya, ceritanya akan berbeda jika setidaknya tim asuhan Diego Simeone itu menang minimal dengan 3-0 karena akan membuat mereka +2 gol dan Botafogo -2 gol.
“Terkadang, kami tidak dalam penampilan terbaik. Dan, kami harus menerimanya,” ujar striker veteran Atletico Antoine Griezmann dilansir AP. Grizi–sapaannya–mencetak satu-satunya gol kemenangan atas Botafogo pada menit ke-87. Di saat bersamaan, PSG juga mengalahkan Seattle Sounders 2-0.
Los Colchoneros jadi tim Eropa pertama yang tersingkir dari Piala Dunia Antarklub meski mengoleksi 2 kemenangan dari 3 laga. Mungkin, Atletico bakal jadi satu-satunya tim dari liga elite benua biru yang gagal ke 16 besar.
Chelsea, Inter Milan, Borussia Dortmund, dan Real Madrid semuanya berada di situasi yang cukup ideal untuk lolos asalkan memenangi matchday pemungkas. Sedangkan PSG, Bayern Munchen, Juventus, dan Manchester City telah memastikan satu tiket ke 16 besar pasca memenangi matchday kedua.
“Kami sudah sangat dekat (ke 16 besar, Red). Kami menyamai poin juara Liga Champions (PSG, red) dan Copa Libertadores (Botafogo, Red). Tetapi, itu tidak cukup,” ujar entrenador Atletico Diego Simeone. (dio)






