Bangkalan (beritajatim.com) – Tradisi rokat tase’ atau petik laut digelar di Kabupaten Bangkalan diikuti oleh puluhan nelayan. Mereka menghias perahu yang biasanya untuk melaut mencari ikan.
Ketua kelompok nelayan Al Ikhlas, Ghafur mengatakan, rokat tase’ ini digelar sebagai selamatan untuk meminta perlindungan. Tujuannya agar nelayan diberikan keselamatan saat mencari ikan di laut.
“Tradisi rokat tase’ ini sebagai bentuk rasa syukur dan meminta perlindungan dari Allah saat melaut, serta semoga diberikan rejeki dengan tangkapan ikan yang banyak,” terangnya, Minggu (13/8/2023).
Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga mensosialisasikan untuk tak membuang sampah ke laut. Sebab, banyaknya sampah plastik akan merusak ekosistem laut dan juga baling-baling perahu milik nelayan.
“Para nelayan ini mencari nafkah di laut sehingga harus menjaga laut agar tidak tercemar. Sehingga, kami berkomitmen untuk tidak membuang sampah ke sungai dan laut,” imbuhnya.
Sugiono Lurah Bancaran, menyambut baik kegiatan rokat tase’ tersebut. Terlebih, para nelayan juga berkomitmen menjaga kebersihan sungai dan laut.
BACA JUGA:
Nelayan Bangkalan Gigit Jari, DKP Tak Anggaran Bantuan Alat Tangkap Ikan
“Kita harus menjaga kebersihan agar tidak merusak lingkungan. Apalagi di wilayah ini mayoritas nelayan sehingga ekosistem laut harus dijaga,” tandasnya.
Sekedar diketahui, dalam kegiatan rokat tase’ itu juga diadakan lomba hias perahu yang diikuti oleh 40 perahu nelayan yang berukuran sedang. Sehingga banyak warga yang ikut naik ke atas perahu hingga ke laut. [sar/but]






