Surabaya (beritajatim.com)– Bagi banyak perempuan, datang bulan memang bukan hal yang menyenangkan. Perut terasa mulas, badan pegal-pegal, emosi naik-turun, hingga aktivitas harian yang jadi terganggu. Beberapa jenis jamu juga kerap dikaitkan dengan siklus haid, baik untuk membantu melancarkan dan juga meredakan nyeri.
Salah satu manfaat jamu yang paling sering dirasakan saat haid adalah membantu tubuh terasa lebih hangat dan rileks. Rasa hangat ini bisa membuat perut terasa lebih nyaman dan mengurangi rasa pegal di tubuh. Karena itu jamu seringkali diminum saat awal atau pertengahan masa haid sebagai alternatif obat.
Jamu kunyit asam mungkin yang paling populer di kalangan perempuan saat haid. Rasanya yang segar dengan sentuhan asam membuatnya mudah diminum. Jamu ini mampu meredakan ketidaknyamanan di perut dan membuat tubuh terasa lebih ringan selama menstruasi.
Selain kunyit asam, jamu beras kencur juga kerap menjadi pilihan. Jenis jamu ini biasanya diminum untuk membantu meredakan rasa pegal dan memberikan kehangatan pada tubuh. Sensasi hangat tersebut dipercaya membuat tubuh lebih rileks dan tidak mudah lelah saat haid.
Beberapa perempuan juga memilih jamu temulawak saat haid. Jamu ini dipercaya dapat menjaga kondisi tubuh tetap segar. Meski tidak langsung terasa, sebagian orang merasa tubuhnya lebih nyaman setelah rutin mengonsumsinya.
Selain rasanya yang khas, jamu juga memberi sensasi hangat yang membuat tubuh terasa lebih tenang. Dengan memilih jamu yang sesuai dan mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar, jamu bisa dijadikan alternative lain selain obat untuk membantu meredakan nyeri saat haid.
Meskipun begitu, konsumsi jamu harus anda perhatikan dengan baik, karena jika anda mengkonsumsinya berlebihan juga akan berakibat buruk bagi tubuh kita. [Wakhdah Alisa Berliana]






