Surabaya (beritajatim.com) – Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, kembali dipercaya sebagai pelatih sementara jelang laga penting menghadapi Bhayangkara FC.
Penunjukan ini diambil manajemen Bajol Ijo di tengah ketidakpastian posisi pelatih kepala yang terus bergulir dalam beberapa pekan terakhir.
Nama Uston Nawawi kembali muncul ke permukaan setelah manajemen resmi menunjuknya pada 23 November 2025. Bagi publik Persebaya, sosok Uston bukan sekadar opsi darurat—ia adalah legenda hidup yang kerap hadir ketika tim membutuhkan figur penenang di masa sulit.
Uston sendiri menilai bahwa performa tim sebenarnya menunjukkan perkembangan, meski hasil akhir belum sesuai harapan.
“Ya, kalau dari Coach Edu itu orangnya selalu berpikir positif baik ketika di dalam lapangan ataupun di luar lapangan. Memang secara hasil kita kurang memuaskan ya, tapi menurut saya pribadi setelah kalah lawan Persija kita di empat pertandingan itu ada progres, cuma memang belum menang, itu saja,” ujar Uston, Rabu (26/11/2025).
Penunjukan kembali Uston bukan hal baru. Ia telah beberapa kali menjadi tumpuan ketika Persebaya mengalami kekosongan pelatih. Dengan pengalaman berada di situasi serupa, Uston kembali diharapkan dapat mengembalikan stabilitas tim.
Menariknya, comeback Uston kali ini mempertemukannya dengan lawan yang memiliki sejarah penting dalam karier kepelatihannya. Bhayangkara FC bukan sekadar lawan, melainkan titik awal cerita sukses Uston sebagai pelatih interim.
Ingatan publik pun kembali ke laga 8 Agustus 2023 di Stadion Patriot Candrabhaga, ketika Uston membawa Persebaya menang 2-1 atas Bhayangkara FC dalam debut interim pertamanya. Kemenangan tersebut menjadi momentum kebangkitan tim pada musim itu.
Kini, dua tahun setelah momen tersebut, Uston kembali berada di posisi yang sama—mengawali langkah baru melawan lawan yang sama. Publik Persebaya tentu berharap catatan manis itu dapat terulang di tahun 2025.
Pertandingan kontra Bhayangkara FC bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga ujian bagi Uston untuk kembali membuktikan sentuhan magisnya bagi Bajol Ijo. (way/ted)






