Jakarta (beritajatim.com) – Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mempertanyakan kejanggalan perlakuan platform media sosial X terhadap akun @ganjarpranowo dan @mohmahfudmd.
Kejanggalan tersebut terjadi sejak pengumuman mundurnya Mahfud MD dari jabatan Menko Polhukam, Kamis (24/1/2024). Sejak saat itu, unggahan akun @mohmahfudmd tidak dapat ditemukan jika warganet mencari menggunakan kata kunci “Mahfud” di tab “latest”.
Pencarian unggahan melalui tab “latest” tersebut sudah dicoba menggunakan akun X Premium, melalui berbagai gawai dan alamat protokol internet (IP address). Hasilnya tidak konsisten, tampil sangat sedikit, bahkan sering kali nihil, dan bukan berasal dari unggahan langsung akun @mohmahfudmd.
Ganjar Pranowo memiliki pengikut sebanyak lebih dari 3,5 juta, sementara Mahfud MD memiliki pengikut sebanyak lebih dari 4,4 juta. Atas kejanggalan ini, TPN telah melayangkan surat resmi kepada X untuk mendapatkan penjelasan dan mendesak agar dapat segera diatasi demi terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil.
“Kami mempertanyakan perlakuan X terhadap akun Ganjar dan Mahfud. Padahal, kedua akun tersebut memiliki jumlah pengikut yang cukup besar dan aktif digunakan oleh masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi terkait pemilu,” kata juru bicara TPN Ganjar-Mahfud, Mahfud Basri.
Cari nama Pak Mahfud kok keluarnya seperti ini? Ada yg bisa menjelaskan? @mohmahfudmd @ganjarpranowo pic.twitter.com/pXTx2tgWfY
— beritajatim (@beritajatimcom) January 25, 2024
Mahfud Basri menambahkan, kejanggalan perlakuan X terhadap akun Ganjar dan Mahfud dapat menimbulkan spekulasi dan kecurigaan di masyarakat. Hal ini dapat mengganggu proses demokrasi dan pemilu yang jujur dan adil.
“Kami berharap X dapat memberikan penjelasan dan segera mengatasi kejanggalan ini,” kata Mahfud Basri. (ted)






