Jember (beritajatim.com) – Jumantoro, Ketua Forum Komunikasi Petani Jember, mendaftarkan diri menjadi ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang akan dipilih dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Jember, Jawa Timur, 11-12 Oktober 2025.
Jumantoro sebenarnya tak berniat mencalonkan diri. “Awalnya saya ke kantor KONI untuk bersilaturahmi dan memberitahukan keberadaan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia yang saya pimpin,” katanya, Minggu (7/9/2025).
Pria asal Kecamatan Arjasa itu semula hanya ingin menyampaikan surat leputusan kepengurusan PORDI Jember yang diketuainya agar bisa menjadi bagian dari KONI. “Lha lok pas ada pendaftaran calon ketua KONI Jember,” katanya tertawa.
Jumantoro ingin membawa olahraga di Kabupaten Jember lebih baik. “Ada keterbukaan, transparansi, bebas dari korupsi dan pungli dalam kepengurusan lembaga olahraga. Olahraga betul-betul menjunjung tinggi sportivitas, tidak hanya slogan. Saya ingin membuktikan bahwa pemilihan ketua KONI bebas dari transaksional,” katanya.
Jumantoro tak merasa manuvernya tersebut bertentangan dengan latar belakang sebagai petani. “Petani kan juga punya anak-anak yang bisa berprestasi di dunia olahraga. Saya akan mencoba bagaimana anak-anak petani yang memang berpotensi di bidang olahraga bisa dijembatani agar bisa berprestasi. Pertanian berjalan, olahraga diurus dengan benar,” katanya.
Namun Jumantoro saat ini sedang pusing mencari dukungan dari kepengurusan cabang olahraga anggota KONI Jember. “Saya baru tahu kemarin waktu mendaftar, kalau ternyata harus mendapat dukungan minimal 10 cabor. Saya mencoba membangun komunikasi, posang (pusing) saya,” katanya.
“Saya pikir yang penting daftar. Nanti saat pemilihan, memaparkan visi dan misi,” kata Jumantoro.
Sejumlah pengurus cabor sudah dihubungi Jumantoro. “Saya coba bangun komunikasi dengan teman-teman yang berkecimpung di dunia olahraga. Tapi alhamdulillah sampai hari ini belum dapat tanda tangan. Yang penting saya kan tidak diam,” katanya.
Kendati belum mengantongi dukungan, Jumantoro bertekad maju terus. “Saya akan tetap daftar walaupun enggak ada yang mendukung. Perkara dieliminasi, tetap formulirnya akan saya kembalikan. Yang penting saya sudah berusaha menciptakan yang terbaik di dunia olahraga Jember,” katanya. [wir]






