Jember (beritajatim.com) – Ervan Priambodo terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2025-2029, dalam Musyawarah Olahraga (Musorkab) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Senin (13/10/2025).
Priambodo selama ini dikenal sebagai Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Kabupaten Jember. Dia adalah satu-satunya kandidat yang menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia dari 18 orang peminat.
Priambodo berterima kasih kepada seluruh pengurus cabang olahraga yang telah sepakat secara aklamasi untuk memilihnya menggantikan Sutikno. “Kemarin ada WhatsApp dari Gus Bupati perihal bagaimana berproses dalam dinamika Musorkab sesuai tahapan yang bagus sehingga tidak gaduh. Kami sangat taat pada pesan beliau,” katanya usai acara.
Menurut Priambodo, Bupati Muhammad Fawait juga berpesan agar mulai menata dan bekerja untuk menyongsong Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027. “Dengan target minimal 10 besar (peraih medali terbanyak). Kemudian beliau menyampaikan lagi, kalau bisa ke lima besar,” katanya.
Priambodo mengatakan, pihaknya akan mengerjakan hal-hal substantif untuk menggerakkan olahraga di Jember. “Setelah pelantikan, kami langsung bergerak, bagaimana berkolaborasi dengan 49 cabang olahraga,” katanya.
Jumlah cabang olahraga (cabor) ini masih bisa bertambah ke depan untuk menguatkan target penambahan jumlah medali. “Karena berdasar kajian saya, cabor-cabor baru itu belum banyak kompetisi. Maka itu sangat dinamis, kalau bisa dihadirkan ke Jember,” kata Priambodo.
KONI Jember di bawah kepemimpinan Priambodo juga akan berintegrasi sepenuhnya dalam pemetaan dan pendataan cabor. “Pendataan tidak hanya kami collect semacam data base, tapi tentunya kami harus hadir untuk melihat situasi cabor dan membuat kajian, sehingga dikeluhkan bisa terakomodasi,” katanya.
Priambodo akan minta petunjuk dan arahan Bupati Fawait mengenai dukungan bagi dunia olahraga Jember. “Minta arahan ke beliau tentang hal-hal yang dimungkinkan dalam pengembangan cabor yang kami inventarisir terhadap target Porprov 2027,” katanya.
Ketua Panitia Soetriono mengatakan, Musorkab mengundang pengurus dari 50 cabang olahraga. Ervan terpilih secara aklamasi karena dalam aturan menyatakan pemilihan dilakukan secara aklamasi jika hanya ada satu calon.
Ke depan, Soetriono mengingatkan, agenda paling penting KONI adalah melakukan pembibitan dan pembinaan atlet muda untuk berprestasi di tingkat provinsi, nasional, dan internasional. “Orientasi di tingkat kabupaten adalah pemassalan. Dari pemassalan itulah muncul atlet yang punya talenta untuk diorbitkan menjadi atlet tingkat provinsi,” katanya.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember Edi Budi Susilo, Bupati Muhammad Fawait berharap Musorkab menjadi teladan dalam berdemokrasi di lingkungan organisasi olahraga.
“Pemimpin yang terpilih nantinya harus mampu menjadi penggerak semangat baru, membawa KONI Jember ke arah yang lebih maju, solid, dan profesional. Hindari perpecahan, karena sejatinya olahraga adalah tentang persatuan dan kebersamaan,” kata Edi.
Bupati Fawait juga berharap olahraga menjadi kekuatan sosial yang mempersatukan. “Membangun karakter dan membanggakan daerah kita di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” kata Edi.
Melalui Edi, Fawait berpesan untuk menjaga semangat sportivitas, kebersamaan, dan tanggung jawab untuk mewujudkan Jember sebagai kabupaten olahraga yang berdaya saing dan berprestasi tinggi.
“Semoga musyawarah ini dapat menghasilkan keputusan terbaik, melahirkan kepengurusan yang solid, program kerja yang realistis dan terarah, serta komitmen kuat untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Jember,” kata Edi. [wir]






