Magetan (beritajatim.com) – Kepala Dinas Penerangan (Kadispen AU) TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah pesawat tempur T50i Golden Eagle yang masih tersisa tidak akan dioperasikan untuk sementara waktu. Langkah ini diambil TNI AU lantaran memerlukan evaluasi atas penggunaan pesawat itu untuk latihan terbang.
“Saat ini pesawat tidak beroperasi dulu karena perlu ada evaluasi,” ujar Indan saat konferensi pers di Gedung Saraswati Lanud Iswahyudi Magetan, Selasa (19/7/2022).
Indan menyatakan insiden jatuhnya T50i Golden Eagle TT-5009 saat ini tengah diselidiki Panitia Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Udara (PPKPU). Hingga kini, penyebab kejatuhan pesawat tersebut belum dapat disimpulkan.
“Tim masih menyelidiki kemungkinan penyebab jatuhnya pesawat ini,” kata Indan dalam konferensi pers di Gedung Saraswati Lanud Iswahjudi, Selasa (19/7/2022).
Dengan tidak dioperasikannya T50i, maka jadwal latihan terbang ditiadakan. Seluruhnya menunggu hasil investigasi PPKPU.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pesawat-t50i-golden-eagle”]
T50i Golden Eagle merupakan pesawat bermesin jet multifungsi. Menurut Indan pesawat T50 buatan Korea Selatan itu tiba pada 2014 dan menjalani upgrade menjadi T50i Golden Eagle.
Untuk pesawat yang diterbangkan Lettu Pnb Allan Safitra Idra Wahyudi, Indan menyatakan dalam kondisi normal dan dipastikan laik terbang. Terkait mengapa sampai jatuh, dia mengungkapkan hal itu merupakan ranah dari PPKPU.
“Mereka akan menyelidiki lebih komprehensif agar kejadian serupa tidak terjadi. Akan diselidiki nanti recorder selama terbang. Tapi kami belum dapat informasi terkait recorder ini apakah sudah ditemukan di lokasi atau masih dalam pencarian,” lanjut Indan. [fiq/beq]






