Ringkasan Berita:
- Kodim 0811 Tuban menutup TMMD ke-128 di Kecamatan Semanding.
- Program TMMD mencakup pengaspalan jalan 1,5 kilometer dan pemasangan 30 titik PJU.
- TMMD juga melaksanakan jambanisasi, renovasi mushola, dan program pertanian.
- Penutupan diwarnai pemberian bantuan kursi roda hingga santunan anak yatim.
Tuban (beritajatim.com) – Kodim 0811 Tuban menggelar upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Watu Gajah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Kamis (21/5/2026).
Program TMMD yang berlangsung selama beberapa pekan tersebut dinyatakan berjalan lancar dan seluruh target pembangunan berhasil diselesaikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat desa.
Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo mengatakan kegiatan TMMD tahun ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.
“Kerjasama dan kolaborasi ini harapannya benar-benar dirasakan manfaatnya kepada masyarakat,” ujar Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo.
Dalam program TMMD ke-128 tersebut, Kodim 0811 Tuban berhasil menyelesaikan sejumlah pembangunan fisik, mulai pengaspalan jalan sepanjang 1,5 kilometer hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di 30 titik.
Selain itu, TMMD juga melaksanakan program jambanisasi untuk 15 rumah warga yang bekerja sama dengan Baznas Tuban. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari program terpadu tersebut.
Kodim Tuban turut melakukan renovasi mushola dan mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Menurut Dandim Galih, secara kualitas dan capaian, pelaksanaan TMMD tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan hanya terletak pada sasaran lokasi pembangunan.
“Perbedaan di tahun sebelumnya yaitu sasaran, akan tetapi kualitas, hasil, capaian dari tahun kemarin dan tahun ini sama baiknya di bidang masing-masing,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan di lapangan, pihaknya mengakui sempat menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama faktor cuaca dan proses distribusi material menuju lokasi pembangunan yang memiliki akses jalan sempit.
Meski demikian, seluruh hambatan tersebut dapat diatasi sehingga pengerjaan program tetap berjalan maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.
“Tapi kendala tersebut dapat teratasi dan alhamdulillah maksimal,” bebernya.
Penutupan TMMD ke-128 Kodim 0811 Tuban juga diwarnai kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kursi roda, kaki palsu, serta santunan kepada anak yatim dan piatu yang bekerja sama dengan Baznas Tuban.
Program TMMD sendiri menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Tuban. [dya/beq]






