Surabaya (beritajatim.com) – Berikut beberapa tips memilih air isi ulang atau biasa disebut galon. Jangan sampai salah pilih, karena bisa menyebabkan penyakit pada tubuh.
Beberapa berita memunculkan informasi mengenai bahwa dari menggunakan air isi ulang. Masalah-masalah yang sering muncul dari air isi ulang yang tidak sesuai standar yaitu:
Infeksi pada Saluran Pencernaan
Depot air minum isi ulang menggunakan berbagai peralatan termasuk botol atau galon yang digunakan sebagai wadah nyatanya tidak dibersihkan dengan baik. Besar kemungkinan bakteri Escherichia coli (E. Coli) mengkontaminasi air dengan semakin tinggi. Dampak yang mungkin muncul adalah meningkatnya resiko terjadi infeksi saluran cerna dengan gejala mual, muntah, atau diare.
Potensi terhadap Keracunan
Sumber air yang digunakan depot penyedia air minum isi ulang kadangkala tidak jelas keberadaannya. Tentu saja, hal ini akan berpengaruh pada kualitas air yang tidak benar-benar terjamin seperti didalamnya mengandung virus atau bakteri berbahaya sehingga risiko keracunan semakin tinggi.
Kemunculan Penyakit Berbahaya
Air yang tersimpan di depot air minum isi ulang sering terpapar sinar matahari. Bila air tersebut sudah tercemar, bakteri atau mikroba lain yang ada di dalam air semakin mudah berkembang. Keadaan ini pada akhirnya akan meningkatkan sederet penyakit berbahaya, seperti tifus, disentri, hepatitis, dan lainnya.
Tips Pemilihan Air Minum Isi Ulang yang Aman
Bahaya air minum isi ulang yang dapat menyebabkan penyakit sehingga kita dianjurkan untuk tidak mengkonsumsinya. Apabila, masih ingin minum dengan air isi ulang, perhatikan tips pemilihan air minum isi ulang yang aman:
Kita perlu memastikan air minum isi ulang dengan persyaratan higienis sanitasi dari Menteri Kesehatan. Persyaratan ini mengatur berbagai hal dari lokasi, peralatan, dan pekerja terhadap pengelolaan air.
Depot air minum isi ulang yang baik mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan terpasang di area mudah terbaca. Belilah air isi ulang di depot dengan sertifikat resmi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
Ketika curiga air minum isi ulang yang sudah tercemar, lebih baik masak air hingga benar-benar matang. Selain itu, simpan di wadah yang berbeda.
Hindari minum air yang terasa aneh dan beraroma tengik. Ini merupakan dua kondisi sebagai tanda air minum isi ulang yang sudah tercemar. Air minum isi ulang merupakan solusi dalam menghadapi lonjakan harga pangan semakin tinggi.
Maka dari itu, jangan sampai kita terlena hingga tidak memperhatikan aspek-aspek penting mengenai kesehatan. Mulailah menjadi konsumen cerdas agar kesehatan tubuh dan keluarga sehingga tetap terjaga. (PRD/ian)






