Surabaya (beritajatim.com) – Pertandingan sengit tersaji di GOR Pacific Surabaya saat Borneo Hornbills berhasil mengamankan kemenangan tipis 97-96 atas tuan rumah Pacific Caesar, Jumat (11/4), dalam lanjutan pekan ke-10 IBL 2025. Duel ketat ini ditentukan oleh aksi dramatis Selom Orlando di detik-detik terakhir pertandingan.
Pacific Caesar sebenarnya tampil meyakinkan di awal laga. Dhoifullah dan Bramah membawa tim memimpin dengan serangan yang agresif. Namun Borneo dengan cepat menyesuaikan permainan. Kedua tim tampil ngotot, saling membalas poin demi poin. Kuarter pertama pun ditutup dengan keunggulan tipis untuk Borneo, 26-22.
Momentum mulai berubah di kuarter ketiga. Borneo Hornbills menunjukkan kedalaman skuad saat mereka mencatatkan sembilan poin beruntun tanpa balasan, bahkan dengan lima pemain lokal yang turun bersamaan. Strategi ini sukses membawa mereka memimpin cukup jauh sebelum Pacific kembali bangkit.
Tuan rumah tak tinggal diam. Mereka perlahan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya unggul tipis berkat tembakan tiga angka dari Frank Johnson. Suasana di arena pun memanas saat Pacific tampak akan mengakhiri laga dengan kemenangan.
Namun, skenario berubah di detik akhir. Borneo mendapatkan kesempatan melalui inbound dengan dua detik tersisa. Bola diberikan ke Xavier Ford yang mencoba peruntungan lewat tembakan terakhir. Bola gagal masuk, namun Selom Orlando berada di posisi tepat untuk menyambar bola pantul dan mencetak tip-in yang memastikan kemenangan Borneo.
Momen tersebut menjadi sangat krusial, mengingat itu adalah satu-satunya tembakan masuk Orlando sepanjang pertandingan. Meski tidak tampil dominan secara statistik, aksinya di detik terakhir menjadi pembeda.
Asisten pelatih Pacific Caesar, Dhimas Aniz, menyesalkan kegagalan timnya menjaga fokus di momen akhir. “Situasi seperti itu seharusnya bisa diantisipasi. Momen krusial seperti ini bisa menentukan hasil pertandingan,” ujarnya. [can/beq]






