Kediri (beritajatim.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Dhaha Kediri dan Terminal Tamanan hari ini, Jumat (14/7/2023).
Menhub tidak berkomentar dalam kunjungannya di Proyek Stategis Nasional (PSN) Bandara Kediri dan Terminal Bus Tamanan Kota Kediri.
Hanya sekitar sepuluh menit menhub melihat pembangunan Terminal Tamanan Kota Kediri. Setelah itu, rombongan pergi meninggalkan Kediri.
Baca Juga : 2 Kuda Balap Asal Kediri Tertabrak Mobil di Ponorogo, 1 Tewas dan 1 Patah Kaki
Kepala Balai Transportasi darat Provinsi Jawa Timur Utomo Harmawan, mengaku kunjungan Menhub tersebut dilakukan untuk menyambut beroperasionalnya Bandara Dhaha.
“Tentunya kita semua berharap dengan kunjungan Pak Menteri. Dengan kunjungan langsung, bahwa ini (terminal) dibutuhkan masyarakat Kota Kediri. Terutama nanti ada Bandara Dhaha,” kata Utomo setelah menyambut kunjungan Menhub di Terminal Tamanan.
Dia mengatakan Terminal Tamanan Kota Kediri ini menjadi salah satu pembangunan prioritas seiring pembangunan Bandara Dhaha.
Baca Juga : DPRD Kota Kediri Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022
Sebab, kata Utomo, keberadaan Terminal Tamanan dinilai sangat penting untuk mendukung transportasi darat lanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut menuju Kota Kediri.
Adapun pembangunan terminal Tamanan Kota Kediri tersebut kini masih berlangsung lebih dari 50 persen.
“Ini (Terminal) harus menjadi prioritas untuk mendukung transportasi darat lanjutan dari penumpang-penumpang turun dari pesawat yang ada di kota Kediri,” jelasnya.
Lanjut Utomo, Menhub Budi pun menyampaikan pesan koordinasi, sinkronisasi, dan kearifan lokal harus di lakukan.
Baca Juga : Polres Kediri Kota dan RSTN Bersihkan Bantaran Brantas
“Pemerintah pusat tidak bisa berjalan sendiri, tetap berkomunikasi dengan pemerintah daerah apa kebutuhannya. Jadi kita terus komunikasi bersama Pak Wali, Bupati, apa yang dibutuhkan,” pungkasnya. [nm/ted].






