Surabaya (beritajatim.com) – Siswa jurusan perhotelan SMK dr Soetomo Surabaya (Smekdor’s) kini memiliki teaching factory (TeFa) eduhotel. Fasilitas tersebut rencananya mulai dioperasikan dalam waktu dekat ini.
Adanya eduhotel tersebut diharapkan bisa meningkatkan skill para siswa sebelum nantinya mereka terjun ke dunia kerja. Kendati sudah memiliki eduhotel, namun mereka juga akan tetap mengikuti program magang di hotel industri.
“Apa yang mereka dapat saat magang bisa dikembangkan lagi di eduhotel ini,” kata Kaprodi Perhotelan Smekdor’s, Dwi April Lijastuti, Minggu (15/01/2023).

Nantinya, lanjut Dwi, pemasaran eduhotel bakal dikembangkan hingga masuk ke industri hotel online travel. Sementara ini, eduhotel hanya menerima tamu dari yayasan ataupun Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Kami akan fokus ke online travel agoda atau traveloka,” ujarnya.
[berita-terkait number=”2″ tag=”smekdors”]
Sedangkan Kepala Smekdor’s, Julianto Hadi memaparkan bahwa pembangunan eduhotel tersebut merupakan bentuk implementasi kurikulum merdeka belajar. Ia menyebutkan, pembangunan eduhotel tersebut menghabiskan dana hingga Rp 1,5 miliar.
Di sisi lain, dengan meningkatnya skill para siswa atas pembangunan eduhotel tersebut, maka akan semakin banyak pula lulusan yang terserap di dunia industri. “Kita membangun hotel baru agar lebih bisa terserap lulusan di industri perhotelan. Lebih siap dan matang skillnya,” ujarnya.
[berita-terkait number=”1″ tag=”smekdor’s”]
Ke depan, Smekdors juga bakal meng-upgrade fasilitas-fasilitas eduhotel. Misalnya seperti coffee shop. “Cafe ini untuk memfasilitasi siswa dengan peminatan food and beverage produk dan service agar lebih meningkat lagi keterserapannya di industri,” tandasnya. (ipl/ted)






