Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih tim nasional voli putri Indonesia, Sugiyama Marcos, menyatakan bahwa timnya telah siap menghadapi Vietnam dalam laga perdana ajang Volleyball Women U21 World Championship 2025 yang digelar di Jawa Pos Arena, Surabaya.
Kesiapan tim didasarkan pada hasil evaluasi dari pertandingan sebelumnya, di mana Indonesia berhasil meraih hasil positif saat melawan Chili, Korea Selatan, dan Jepang. Hasil tersebut menjadi modal penting menjelang laga pembuka melawan Vietnam.
“Saat bertanding melawan tiga negara, kami berhasil meraih hasil yang baik. Kami rasa semua pemain siap untuk pertandingan di kejuaraan ini,” ungkap Marcos, Rabu malam (6/8/2025).
Pelatih berdarah Brasil-Jepang tersebut menambahkan, persiapan intensif selama tiga bulan terakhir telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Progres latihan para pemain dinilai sangat baik dan mampu membangun rasa percaya diri dalam tim.
“Pertandingan kali ini cukup menantang. Namun, dengan persiapan yang matang, saya percaya para pemain bisa mendapatkan hasil positif. Mereka percaya pada proses step by step,” tambahnya.
Namun sayangnya, di tengah sesi latihan terakhir, satu pemain Timnas mengalami cedera dan harus menjalani pemeriksaan medis. Pemain tersebut tampak didorong menggunakan kursi roda meninggalkan arena latihan.
“Mohon maaf, ada satu pemain kami yang cedera saat latihan. Sebelumnya, saat pertandingan terakhir melawan Jepang, pergelangan kakinya terkilir,” terang Marcos.
Sebagai pelatih, Marcos mengaku kecewa melihat anak asuhnya kembali mengalami cedera, apalagi sang pemain sempat tampil impresif di turnamen sebelumnya.
“Kami sangat menyesal karena dia bermain sangat baik dan tidak mengalami masalah sebelumnya. Namun, kami tetap bersemangat menyambut pertandingan perdana,” ujarnya.
Menurut jadwal, akan ada empat pertandingan yang digelar di Jawa Pos Arena pada hari pertama Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 2025:
– Argentina vs Kanada
– Serbia vs Puerto Rico
– Brasil vs Bulgaria
– Indonesia vs Vietnam. [way/but]






