Surabaya (beritajatim.com) – Keberhasilan Timnas Indonesia U-19 merebut juara Piala AFF U-19 2024 disebut sebagai gambaran bagaimana ketika sebuah pembinaan di level kelompok umur ditangani dengan baik.
Antropolog Universitas Airlangga (Unair) Rizky Sugianto mengatakan, pembinaan yang baik sejak di kelompok umur merupakan kunci dalam mewujudkan generasi unggul. Caranya, yakni dengan model pencarian bakat yang tepat.
Rizky menyebut, redupnya karir para pemain muda usai bersinar di Timnas Indonesia kelompok umur menjadi persoalan yang masih kerap terjadi. Ia menilai bahwa hal itu bisa saja disebabkan oleh ketenaran.
“Misalnya, karena tidak fokus menjadi atlet. Pekerjaannya atlet tapi bingung cari tambahan uang lainnya. Jadi influencer atau malah pemain iklan-iklan TV,” kata Rizky, Jumat (2/8/2024).
Kemudian, ada faktor komitmen dari pemain itu sendiri. Sebab, jika mereka memiliki niat dan sadar, tentu gaya hidup akan dijaga. Sehingga, masalah seperti tidak menjaga pola makan hingga merokok tidak akan terjadi.
“Pasti dipikirkan nutrisi yang dimakan sehari-hari seperti apa. Selain itu, olahraga. Jadi, tidak hanya pas latihan bersama klub, tapi di luar itu sebagai atlet profesional, mereka harus menjaga tubuhnya,” jelas Rizky.
Di sisi lain, Rizky menilai bahwa permainan dari sebuah tim juga bergantung pada gaya main pelatih. Sehingga, penting untuk menerapkan kultur permainan yang sesuai. Gaya permainan Indonesia sendiri akrab dengan Filanesia.
“Kultur sepak bola kita Filanesia, ya. Sebenarnya ini bagus, tapi implementasinya di lapangan kurang, bahkan sama sekali tidak terlihat. Kita ganti pelatih itu pasti gaya bermain mengikuti pelatih itu juga,” ungkapnya.
Karena itu, Rizky juga memberikan apresiasi kepada Shin Tae-yong yang telah berani membuat gebrakan besar dengan memotong generasi pemain Timnas Indonesia. “Memotong dua generasi untuk timnas senior membawa kelompok umur, itu sangat berani. Yang bisa melihat potensi pemain itu ya pelatih,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 berhasil menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2024 usai menang tipis 1-0 atas Thailand di babak final yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (29/7/2024) lalu. Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan pemain kelompok umur merupakan kunci untuk membangun timnas yang unggul. [ipl/kun]






