Surabaya (beritajatim.com) – Tim PKM dari Universitas Airlangga (Unair) lolos di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 berkat inovasi mereka yang ingin mempercepat restorasi terumbu karang.
Anggota tim ini terdiri dari Faatih Sabiil An Najaah (FTMM), Tsabitah Rif’ah Nur Rahmah (FKP), Nafisa Dwi Agustina (FKP), R. Firdaus Dharmawan Akbar (FTMM), dan Dimas Auliamukti Rusmana Putra (FTMM).
Inovasi mereka berjudul ‘ReefstorationBot: Sistem Pemulihan Terumbu Karang Berbasis Unmanned Underwater Vehicles dan Internet of Things’.
Inovasi ini berfokus pada pemulihan dan pelestarian ekosistem terumbu karang secara berkelanjutan, serta mendukung pencapaian SDGs nomor 14 tentang kehidupan di bawah laut.
Ketua Tim Reefstoration Faatih Sabiil An Najaah menjelaskan bahwa mereka memiliki visi jangka panjang untuk mengatasi masalah kepunahan terumbu karang yang diperkirakan terjadi pada tahun 2050.
Dalam rancangan PKM-GFT, tim ini menetapkan berbagai target hingga tahun 2040, termasuk pengurangan polusi laut dan peningkatan keanekaragaman hayati. “Mimpi besar kami di tahun 2040 adalah laut dunia indah dan sehat,” kata Faatih, Sabtu (5/10/2024).
Untuk mencapai tujuan tersebut, tim ini merumuskan enam strategi kunci, antara lain autonomous geospasial, penerapan rekayasa genetika dan pembuatan new super coral, penyebaran dan budidaya new super coral.
Kemudian, teknologi pemantauan dan peringatan dini, zona lindung laut regional dan global, dan gerakan dunia untuk restorasi terumbu karang.
Mereka juga mengembangkan dua jenis robot, AirlangGuard dan Reef-A, yang akan mendukung implementasi strategi ini secara efektif. “Robot tersebut dioperasikan untuk keenam strategi agar dapat tercapai secara efektif dan efisien,” lanjutnya.
Faatih berharap inovasi ReefstorationBot dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya restorasi terumbu karang di masa depan, sekaligus mendukung upaya global dalam menjaga kelestarian laut. [ipl]






