Malang (beritajatim.com) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri dari dosen Jurusan Teknik Industri Universitas Brawijaya (UB) dan enam mahasiswa melakukan kegiatan pendampingan produksi, perhitungan biaya, dan penyusunan konten promosi UMKM Bromo Coffe Probolinggo.
Kegiatan tersebut berlangsung dari bulan Juli sampai Oktober bertujuan untuk memudahkan produksi kopi rempah sebagai terobosan baru.
Ketua PKM DIPA Ir Endra Yuafanedi Arifianto, ST. MT menjelaskan jika dalam kegiatan yang berlangsung di kota Probolinggo itu, tim PMK UB membantu dan mendampingi UMKM dalam penyusunan konten untuk promosi lewat media sosial.
Mereka juga melakukan pendampingan produksi dalam menguji kualitas kopi rempah secara konvensional dan modern.
“Kota Probolinggo dipilih sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat karena merupakan penghasil kopi yang melimpah. Dari kegiatan pendampingan ini bisa dilihat perbandingan hasilnya ketika menggunakan alat atau modern dan secara konvensional,” kata Endra.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gunung-bromo”]
Endra menambahkan mitra kegiatan merupakan pelaku usaha kopi probolinggo yang tergabung dalam paguyuban bromo coffee yang diketuai Edy Priyanto.
“Bromo dari petani lokal. UMKM berani inovasi pencampuran kopi dengan rempah namun rasa tetap kopi bukan jamu. Jaringan Bromo coffee ini relatif baru dan masih membutuhkan bantuan jejaring pasar,”imbuhnya.

PKM DIPA sendiri merupakan sebuah kegiatan diseminasi penerapan hasil penelitian serta sosialisasi terkait hasil hasil kegiatan dalam kampus dengan tujuan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berguna untuk menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat. TIM PKM DIPA terdiri dari Ir. Endra Yuafanedi Arifianto, ST. MT., Ir. Dwi Hadi Sulistyarini,.ST., MT., Hary Sudjono, S.Si., MT., Ir. Oyong Novareza, ST., MT., Ir. Ihwan Hamdala, ST., MT., dan Arif Rahman, ST., MT. (dan/ted)






