Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep, Madura, memastikan stok pupuk bersubsidi tahun ini aman. Hal itu terungkap usai monitoring dan evaluasi (monev) tim tersebut ke distributor hingga gudang penyangga.
“Kami melakukan monitoring untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dalam musim tanam tahun ini,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, Kamis (15/08/2024).
Ia meminta kepada pihak distributor ataupun Kelompok Tani (Poktan) untuk menertibkan administrasi pengambilan pupuk, agar terhindar dari temuan-temuan negatif yang merugikan di distributor maupun Poktan.
“Karena itu, kami meminta agar para kelompok tani secepatnya menebus pupuk bersubsidi, sebagai persiapan masa tanam berikutnya,” ujar Dadang.
Sedangkan untuk stok pupuk, ia memastikan aman, setelah melakukan pengecekan ke distributor dan gudang.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumenep, Abd. Madjid mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memonitor stok pupuk bersubsidi di distributor dan gudang penyangga.
“Kami juga melakukan monitoring dan evaluasi, apakah pupuk bersubsidi ini benar-benar tepat sasaran atau sampai ke petani. Jangan sampai terjadi kelangkaan pupuk,” tegasnya.
Ia memaparkan, pendistribusian pupuk bersubsidi mulai dari distributor ke kios hingga kelompok tani, telah diatur sesuai sistem yang ada. Namun khusus untuk penyaluran di kelompok tani dinilai perlu pengawasan ekstra guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
“Untuk pengawasan, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Karena itu, kami juga berharap agar kelompok tani disiplin dalam menyalurkan pupuk bersubsidi itu ke anggotanya masing-masing,” tukasnya. [tem/beq]






