Surabaya (beritajatim.com) – Tim Mahasiswa Unair (Universitas Airlangga) menciptakan permen gummy sehat untuk mencegah stunting. Inovasi ini berbahan utama bayam, kedelai, dan oatmeal.
“Gummy ini banyak disukai anak balita karena mudah untuk dikonsumsi bagi anak-anak. Inovasi berbasis cemilan ini akan mencegah stunting balita dengan peningkatan angka kecukupan gizi,” ujar Anggota Tim Syahrul Novenda Ramadhanny, Selasa (4/6/2024).
Syahrul mengungkapkan bahwa ada tiga bahan utama dalam pembuatan inovasi permen ini, yaitu bayam, kedelai, dan oatmeal. Diketahui, bayam memiliki kandungan gizi yang baik untuk pencegahan stunting.
“Bayam hijau memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Kebutuhan zat besi pada balita digunakan untuk memproses oksigen dalam darah dan membentuk sel darah merah di sumsum tulang,” jelasnya.
Sedangkan kedelai menjadi sumber protein nabati. Kadar protein yang tinggi dalam kedelai dapat menjadi upaya mengatasi stunting pada anak serta memperbaiki dan menggantikan sel yang rusak jika diperlukan.
Kemudian oatmeal memiliki kandungan protein, karbohidrat, serat, mineral, serta lemak sehat yang bisa membantu tumbuh kembang balita. Kandungan seratnya dapat memperlancar sistem pencernaan balita.
“Memberikan oatmeal pada balita juga dapat membatasi asupan gula tambahan yang dapat menyebabkan obesitas pada anak. Dengan kandungan zat gizi yang banyak pada oatmeal, maka oatmeal juga dapat dipercaya untuk dapat mencegah stunting,” terang Syahrul.
Syahrul berharap, inovasi produk Sopimeal Gummy ini dapat membantu pemenuhan angka kecukupan gizi untuk mencegah stunting. Sehingga, angka kejadian stunting di Indonesia dapat turun hingga 14 persen.
Inovasi ini merupakan hasil karya Tim Mahasiswa Unair dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahann (PKM-K) 2024. Tim ini berasal dari Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam.
Mereka adalah Dian Wahyu Wardani, Syahrul Novenda Ramadhanny, Dwi Nanda Rachman, Anzilika Avia Syafitri, dan Siti Nur Anisatul Khariroh. [ipl/kun]






