Surabaya (beritajatim.com) – Tim Anargya ITS mengincar juara Formula Society Automotive Engineer (FSAE) Japan 2023. Tim mobil listrik formula ini bakal mengeluarkan performa terbaiknya.
Rafif Herdian, General Manager Tim Anargya mengatakan bahwa mobil bebas emisi generasi ketiga dari timnya imi sudah disiapkan sejak tahun lalu. EV Mark 3.0 adalah pengembangan EV Mark 2.0 yang diluncurkan 2021 serta EV Mark 1.0 pada 2019 silam.
“Salah satu komponen terbaru yang ditambahkan adalah diffuser sebagai perangkat aerodynamic untuk membuat mobil lebih stabil,” kata Rafif, ditulis Minggu (20/8/2023).
Inovasi juga dilakukan pada baterai kendaraan listrik. Yakni penggunaan pendingin udara yang dialirkan lewat sidepod. Selain itu, kapasitas baterai juga ditingkatkan dari 6 menjadi 7,46 kilowatt-hour.
Pada perakitan mobil ini Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dipakai turut meningkat khususnya pada perakitan komponen utama. “Targetnya kita dapat mengeluarkan performa terbaik dan meraih kembali posisi tertinggi,” tuturnya.
BACA JUGA:
Tim Anargya ITS Sabet 6 Gelar di Ajang Formula Bharat Pi-EV 2023
Sementara Direktur Kemahasiswaan ITS Imam Abadi mengapresiasi kinerja dari tim Anargya. Ia menaruh harapan pada tim agar bisa menorehkan hasil terbaik pada kompetisi tersebut. “Dari segi kompetensi kita sudah yakin dapat meraih podium tertinggi, semoga semua berjalan optimal dan maksimal,” tandasnya.
FSAE Japan merupakan ajang tahunan yang rencananya bakal digelar 28 Agustus – 2 September di Ecopa Park, Shizuoka, Jepang. Kompetisi ini diikuti 80 tim dari berbagai negara termasuk China, Jepang, hingga Taiwan. [ipl/suf]






