Surabaya (beritajatim.com)— Penjualan tiket laga pembuka Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat masih menjadi sorotan setelah ribuan kursi dilaporkan belum terjual menjelang kick-off turnamen.
Pertandingan pembuka yang mempertemukan Tim Nasional Sepak Bola Amerika Serikat melawan Paraguay di Los Angeles Stadium pada 12 Juni 2026 sebelumnya diprediksi akan menjadi salah satu laga dengan permintaan tiket tertinggi. Namun hingga beberapa pekan menjelang pertandingan, tiket masih tersedia di berbagai kategori penjualan.
Laporan sejumlah media internasional menyebut kondisi tersebut dipengaruhi tingginya harga tiket yang diterapkan FIFA melalui sistem dynamic pricing. Harga tiket yang berubah mengikuti tingkat permintaan dinilai membuat sebagian suporter kesulitan menjangkau biaya pertandingan.
Surat kabar The Wall Street Journal melaporkan tingginya harga tiket untuk pertandingan pembuka Amerika Serikat memicu keluhan dari banyak penggemar dan berdampak pada lambatnya penjualan kursi stadion.
Sementara itu, Reuters sebelumnya mengutip pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino yang membela kebijakan harga tiket tersebut.
“Kami melihat permintaan yang sangat tinggi di pasar penjualan kembali,” kata Infantino saat menjelaskan alasan harga tiket tetap tinggi menjelang turnamen.
Meski demikian, sejumlah analis menilai FIFA terlalu agresif dalam menetapkan harga untuk sebagian pertandingan fase grup. Akibatnya, harga tiket di pasar sekunder justru mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
The Times melaporkan banyak tiket pertandingan kini dijual kembali dengan harga jauh di bawah harga awal karena permintaan tidak setinggi yang diperkirakan. Beberapa pengamat bahkan menyebut strategi harga FIFA “melewati batas pasar” sehingga membuat sebagian stadion berisiko tidak terisi penuh.
Kritik terhadap sistem penjualan tiket juga datang dari sejumlah otoritas di Amerika Serikat. Jaksa Agung New York dan New Jersey saat ini sedang menelusuri laporan terkait praktik penjualan tiket dan perubahan kategori tempat duduk yang dikeluhkan sejumlah pembeli.
Di sisi lain, FIFA tetap membuka fase penjualan terakhir dan terus merilis tambahan tiket untuk seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Organisasi sepak bola dunia itu memastikan tiket akan terus tersedia hingga turnamen berlangsung.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan 104 pertandingan yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.
Meski menghadapi kritik terkait harga tiket, FIFA diperkirakan tetap memperoleh pendapatan besar dari turnamen tersebut. Sejumlah analis memperkirakan pemasukan Piala Dunia 2026 dapat menembus lebih dari 11 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu ajang olahraga paling menguntungkan dalam sejarah. [kun/berbagai sumber]






