Probolinggo (beritajatim.com) – Tiga kali gagal jadi Kepala Desa, Amar (60), seorang Calon Kepala Desa (Cakades) Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dapur rumahnya yang berada di dusun Macan RT 01 RW 01. Jum’at (18/3/2022).
Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban pertama kali ditemukan meninggal dunia dengan menggantung pada kayu blandar kandang di dapur oleh anaknya. Melihat hal tersebut anak korban langsung memanggil tetangga serta PJ Kades Karanganyar, dan selanjutnya melapor ke Polsek Bantaran.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gantung-diri”]
Kapolsek Bantaran, AKP Sugeng Harianto mengatakan, korban diduga frustasi karena tiga kali gagal menjadi Kepala Desa. Kapolsek menjelaskan, berdasarkan informasi dari keluarga dan tetangga korban, beberapa hari sebelum ditemukan gantung diri, korban sering ngelantur, nangis dan tertawa tanpa ada sebab.
“Untuk korban, tiga kali nyalonkan Kades gagal terus, pertama jabat Kades, kedua gagal, ketiga gagal dan kemarin gagal lagi, ya mungkin salah satu sebabnya ya itu,” jelas Kapolsek
Kapolsek menjelaskan, korban meninggal dunia murni karena gantung diri, karena tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi, karena sudah yakin korban meninggal karena bunuh diri. (tr/kun)






