Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mewacanakan penerapan arus jalan satu arah. Ada beberapa ruas jalan yang bakal terkena kebijakan baru ini, seperti Jalan Gajah Mada, Jalan Sultan Agung dan Jalan Ahmad Dahlan.
Dua nama jalan terakhir itu, ke depannya juga akan dilakukan faceoff untuk pedestriannya. Wacana pemberlakuan jalur satu arah itu, juga ditengarai oleh adanya kemacetan yang sering terjadi di jalan-jalan itu, pada jam-jam tertentu.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa rencana perubahan jalan menjadi jalur satu arah ini, masih dalam tahap pembahasan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo dan Satlantas Polres Ponorogo. Belum lama ini, mereka melakukan kajian terhadap rencana perubahan dua jalur menjadi satu jalur, yakni di Jalan Gajah Mada.
“Perlu digarisbawahi ini masih wacana. Ini masih dalam tahap pembahasan,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko, Rabu (10/1/2024).
Menurut Sugiri, rencananya adalah membuat Jalan Gajah Mada menjadi satu arah dari timur ke barat. Dengan begitu jalur tersebut akan menghubungkan dengan Jalan Jenderal Sudirman.
Pergantian jalur tersebut juga direncanakan untuk ruas Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Sultan Agung. Untuk Jalan Ahmad Dahlan akan dibuat jalur ke timur sampai perempatan bunderan. Kemudian untuk Jalan Sultan Agung, dibuat satu jalur ke arah selatan hingga perempatan tonata.
“Untuk Jalan Gajah Mada rencananya akan dibuat satu arah ke barat,” kata orang nomor 1 di Bumi Reog tersebut.
Lebih lanjut, Kang Giri sapaannya menyebut pihaknya juga akan melakukan kajian perubahan rute untuk Jalan Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto. Dari sebelumnya arah utara menuju selatan, nantinya bakal berbalik dari selatan ke utara.
“Kita juga melakukan kajian perubahan rute untuk Jalan HOS Cokroaminoto, dari utara ke selatan, diubah sebaliknya yakni selatan ke utara,” katanya.
Dengan rencana perubahan rute jalur dibeberapa jalan ini, bisa dapat mengurai kepadatan lalu lintas di beberapa titik. Selain itu juga bisa untuk meratakan pertumbuhan ekonomi. Dengan harapan, bahwa perubahan ini dapat meningkatkan kunjungan ke setiap tempat usaha di setiap jalur yang mengalami perubahan.
“Ya dengan harapan wacana perubahan ini, bisa berdampak positif di sisi ekonomi,” pungkasnya. [end/beq]






