Surabaya (beritajatim.com) – Ketika pergi melancong ke Kota Blitar, tempat wisata yang terlintas di benak kalian mungkin adalah Makam Soekarno. Padahal, Blitar memiliki destinasi wisata bersejarah yang begitu banyak, seperti daftar tempat bersejarah di Blitar berikut ini.
Kota Blitar sendiri merupakan kota terkecil kedua di Jawa Timur setelah Mojokerto, yakni dengan luas wilayah kurang lebih 32,58 km2. Selain Kota Proklamator, kota ini memiliki berbagai julukan seperti Kota Patria, Kota Lahar, Kota PETA, dan Kota Koi.
Sama seperti Surabaya, Blitar memiliki sejarah yang terus terkenang dari zaman penjajahan Belanda. Itulah yang membuat kota ini juga memiliki tempat – tempat bersejarah hampir di setiap sudutnya.
Bagi kalian yang ingin menikmati waktu akhir pekan, berikut ini adalah deretan wisata bersejarah di Blitar yang bisa dikunjungi.
1. Istana Gebang
Apabila kalian berkunjung ke Makam Soekarno, maka belum lengkap rasanya bila belum menengok Istana Gebang. Istana ini merupakan rumah masa kecil Bung Karno, di mana ia menghabiskan masa kecilnya. Kini, rumah penuh kenangan ini di bawah kelola pemerintah. Kalian akan langsung disambut dengan patung Bung Karno berwarna putih ketika berkunjung ke Istana Gebang.
Bangunannya pun masih memiliki gaya arsitektur yang asli, dan didalamnya kalian akan melihat berbagai macam barang peninggalan Ir. Soekarno seperti perabotan rumah, tempat tidur, kursi, dan benda – benda kuno lainnya. Istana Gebang ini berada di Jl.Sultan Agung No.59 Sananwetan, Kec Sananwetan, Kota Blitar.
2. Monumen PETA Blitar
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Blitar dijuluki sebagai Kota PETA. Ini karena Blitar menjadi saksi laskar PETA melawan pemerintah Jepang, yang dipimpin oleh Soedancho Soeprijadi pada Februari 1945.
Berlokasi di Jl. Sudanco Supriyadi, Bendogerit, Kec. Sananwetan, Kota Blitar, monument ini menjadi bentuk penghormatan terhadap Soeprijadi dan para pejuang PETA lainnya.
3. Reruntuhan Umpak Balekambang
Situs satu ini terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sejarah menyebutkan bahwa situs Umpak Balekambang ini dahulu merupakan tempat para raja Kediri hingga Majapahit melakukan meditasi.
Situs ini terdiri dari 36 pondasi umpak batu, dengan batu – batu yang berjajar pada gundukan tanah lebih tinggi dengan orientasi ke arah utara. Diduga kuat bahwa situs Umpak Balekambang adalah sebuah balai/pendopo.
4. Monumen Trisula
Tugu ini didirikan pada 18 Desember 1972, dengan tujuan untuk memperingati dan mengenang tragedi PKI di wilayah Blitar. Nama Trisula, diadaptasi dari gerakan penghancuran PKI di Blitar Selatan yang disebut gerakan Trisula.
Agar aksi penumpasan tersebut dapat selalu diingat oleh masyarakat, akhirnya didirikanlah sebuah tugu di Kecamatan Bakung, Blitar Selatan yang mana juga menjadi markas operasi Trisula.
5. Candi Penataran
Dikenal juga dengan nama Candi Palah, Candi Penataran menjadi candi terbesar yang dimiliki Jawa Timur. Dengan luas 12.946 m2, candi ini terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Yang menarik, Candi Penataran memiliki pahatan Kala, Patung Dwarapala, atau penjaga pintu gerbang, arca Ganesha dan relief Ramayana. Ini membuktikan bahwa Candi Penataran merupakan candi yang bercorak Hindu.
Nah, dari tempat – tempat di atas adakah yang sudah pernah kalian kunjungi? Jika belum, destinasi tersebut menjadi tujuan yang cocok untuk menikmati waktu akhir pekan. Kalian bisa berlibur bersama keluarga, sahabat, atau bahkan pasangan. (mnd/ian)






