Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 957 mahasiswa dari berbagai universitas di Blitar menerima bantuan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Blitar. Besaran beasiswa yang diberikan Pemkab Blitar ini senilai Rp2,5 juta untuk mahasiswa tidak mampu, serta Rp2,6 juta untuk yang berprestasi.
Bupati Blitar Rini Syarifah secara simbolis memberikan langsung bantuan beasiswa tersebut ke sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas, seperti Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar serta Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar. Beasiswa pendidikan ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab Blitar untuk mencerdaskan anak-anak di Bumi Penataran.
Selain itu, beasiswa ini merupakan pemenuhan janji dari Bupati Blitar, dimana sebelumnya Rini Syarifah dalam kampanyenya dulu berjanji akan memberikan beasiswa bagi anak-anak asli Blitar. Kini di akhir masa jabatannya, Rini Syarifah memenuhi janjinya untuk memberikan beasiswa kepada para mahasiswa yang asli Blitar.
“Jadi bantuan ini jangan buat beli hp baru, skin care atau kebutuhan lain diluar kebutuhan kuliah. Yang harus saudara-saudara ingat bahwa, orang tua menyekolahkan tinggi sampai meraih gelar sarjana, agar saudara-saudara semua bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, dan atau jadi entrepreneur,” kata Rini Syarifah, Jumat (17/11/2023).
BACA JUGA:
Material Pembangunan SMPN 6 Blitar Dinilai Tak Berkualitas
Beasiswa ini diberikan oleh Pemkab Blitar sebanyak satu kali dalam kurun waktu 8 semester. Tidak ada kualifikasi khusus bagi penerima beasiswa, yang penting ia terdaftar sebagai warga Kabupaten Blitar.
Pemkab Blitar pun berharap beasiswa ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswa. Selain itu diharapkan beasiswa ini bisa meringankan beban orang tua dari para mahasiswa.
“Tentu kita semua berharap, mudah-mudahan bantuan ini memberi manfaat kagem saudara-saudara dan sebagai spirit supaya belajar lebih giat lagi, agar apa yang menjadi cita-cita saudara-saudara semua bisa tercapai,” tutupnya.
Asfa, salah satu mahasiswa Unisba Blitar yang menerima beasiswa dari Pemkab Blitar pun merasa cukup bahagia. Meski sedikit terlambat, namun uang beasiswa yang diberikan Pemkab Blitar tersebut bisa untuk mengganti biaya wisuda yang telah dibayarkan beberapa waktu lalu.
“Ya, Alhamdulillah bisa untuk mengganti biaya wisuda yang saya bayarkan beberapa waktu lalu,” tuturnya.
BACA JUGA:
Guru SMAN 4 Blitar Berangkat ke GBT Dukung Arkhan Kaka
Dirinya pun berharap program beasiswa ini bisa dijalankan secara berkelanjutan. Sehingga beasiswa ini bisa dirasakan oleh semua mahasiswa asal Blitar.
“Kalau bisa diteruskan ya apalagi kalau jumlahnya ditambah pasti lebih bermanfaat dan mahasiswa juga lebih senang,” tutupnya.
Meski begitu, Asfa meminta agar nominal beasiswa yang diberikan oleh Pemkab Blitar diperbanyak. Alasannya beasiswa itu hanya diberikan sekali dalam 8 semester sehingga kalau dihitung secara rata-rata, maka tidak akan mencukupi untuk memenuhi biaya kuliah. [owi/beq]






