Malang (beritajatim.com) – Heboh di media sosial yang menunjukan 9 tiang listrik dan tiang provider terpasang di simpang 4 Basuki Rahmat atau Kayutangan Heritage. Membuat heboh karena tiang ini terpasang di tempat penyeberangan atau zebra cross sehingga membuat penggunanya menjadi tidak nyaman.
Foto ini diunggah oleh akun twitter bernama @hostiledesign. Postingan ini mendapat beragam komentar dari netizen. Mulai dari netizen luar negeri dan netizen Indonesia. Sebagian mengecam dan beberapa diantaranya menertawakan keanehan ini.
“Gak isin ta (apa tidak malu) @PemkotMalang ? Opo mbidek ae dijarno (apa diam saja dibiarkan), mengingat wis kadung (sudah terlanjur) teken kontrak sama provider iku,” tulis akun @gemblodax.
“Sebuah penghargaan internesyenel pada @PemkotMalang Pak Ji @samsutiaji dan @IndiHomeCare serta @TelkomCare juga para internet provider yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu…. SELAMAT,” tulis akun @AdriaInsight.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kayutangan”]
Salah satu warga sekitar adalah Agil (25 tahun). Dia mengaku risih dengan keberadaan tiang yang justru mengurangi fungsi dari zebra cross. Tiang ini berada tepat di depan kantor Bank BCA dan diseberang kafe Lafayette. “Ini menghalangi sekali dan tidak enak dilihat. Risih lihatnya. Orang kalau menyabrang pasti kesulitan,” kata Agil (25 tahun), Senin, (26/12/2022).
Agil yang merupakan warga sekitar mengaku bahwa tiang ini berdiri sejak dirinya masih kecil. Awalnya hanya sedikit namun lama-lama semakin banyak dan menutupi. Dia berharap tiang ini segera dipindahkan ke tempat semestinya.
“Saya kan asli Kayutangan sini. Sejak kecil tahu ini, eh malah bertambah terus dan tempatnya ya di situ. Kalau bisa ya dipindahkan lah atau setidaknya rapikan gitu sebelah mana,” tandas Agil. [luc/suf]






