Surabaya (beritajatim.com) – Pakuwon City Mall Surabaya resmi menghadirkan event tematik spektakuler bertajuk “The Myth: Horse of Fire” guna menyambut kemeriahan Tahun Baru Imlek 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai 30 Januari hingga 22 Februari 2026 di area The Courtyard dengan akses terbuka secara gratis bagi masyarakat umum.
Pengunjung akan disuguhkan instalasi megah dengan dominasi warna merah yang dipadukan dengan permainan cahaya dinamis di seluruh penjuru area festival. Konsep oriental modern ini menciptakan atmosfer perayaan yang energik sekaligus sangat fotogenik bagi keluarga maupun generasi muda.
Media Relations Pakuwon City Mall, Amelia Patricia, menjelaskan bahwa konsep dekorasi tahun ini sengaja tampil lebih berani dan mencolok. Penambahan elemen dinding lampion raksasa menjadi salah satu daya tarik visual utama yang memperkuat nuansa perayaan Tahun Baru Cina.
“Di event The Myth: Horse of Fire kali ini secara decoration kami lebih berani mengambil warna-warna merah sehingga lebih eye catching, ditambah adanya wall of lampion yang sangat melambangkan Lunar New Year,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Daya tarik utama yang menjadi pusat perhatian publik dalam festival ini adalah Rise of Fire Horse Parade yang digelar setiap akhir pekan. Parade spektakuler ini menghadirkan kuda asli yang dipadukan dengan koreografi tematik Kuda Api untuk memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.
Inovasi melibatkan hewan asli dalam sebuah parade di pusat perbelanjaan ini terbukti sukses memicu rasa penasaran masyarakat luas. Hal ini menjadikan “The Myth: Horse of Fire” sebagai salah satu destinasi perayaan Imlek yang paling dibicarakan di Jawa Timur tahun ini.
Antusiasme masyarakat terpantau sangat tinggi, terlihat dari lonjakan jumlah kunjungan yang mencapai belasan ribu orang pada setiap pekannya. Kehadiran parade kuda asli menjadi magnet yang mendominasi tingkat kunjungan di area outdoor mal tersebut.
“Jumlah pengunjung tembus 15.000 di weekend dan rata-rata 10.000 di weekdays. Pengunjung sangat antusias terutama saat Rise of Fire Horse Parade, di mana parade ini menghadirkan kuda asli yang dipadukan dengan koreografi sesuai tema kuda api,” tambah Amelia.
Selain parade utama, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni seperti Lunar Fire Dance dan Chinese Calligraphy. Penampilan Lighted Barongsai turut menambah semarak suasana malam dengan atraksi lampu yang memukau seluruh kalangan usia.
Pakuwon City Mall berupaya menghadirkan ruang perayaan yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus menawarkan interpretasi modern dari tradisi Imlek. Event ini sekaligus menjadi simbol kreativitas dan pengalaman berkesan bagi warga Surabaya dalam menyambut awal tahun yang penuh energi. [can/beq]






