Sumenep (beritajatim.com) – Cuaca buruk dalam sepekan terakhir di Perairan Sumenep, menyebabkan tertundanya pelayaran kapal dari Pelabuhan Kalianget ke wilayah kepulauan Sumenep. Akibatnya, sejumlah penumpang pun telah berhari-hari tertahan di Pelabuhan, menunggu cuaca membaik.
Menyikapi hal tersebut personel Pos Pengamanan (Pospam) Pelabuhan Kalianget membantu memberikan pemahaman kepada para penumpang, bahwa keputusan tidak memberangkatkan kapal ke kepulauan karena cuaca buruk, dilakukan semata demi keselamatan para penumpang.
“Personel kami juga melaksanakan pendistribusian bantuan makan dan minuman dari Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Jumlah penumpang yang tertahan di Pelabuhan Kalianget terdata sebanyak 85 orang,” terang Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (28/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pelabuhan-kalianget”]
Selain itu, lanjutnya, untuk memastikan kondisi kesehatan para penumpang, urkes Polres Sumenep dan Nakes Puskemas Batuan melakukan pengecekan kesehatan dan pemberian obat kepada para penumpang yang terganggu kesehatannya. “Dalam pengecekan kesehatan itu juga diperiksa tensi darah para penumpang. Kemudian ada tiga orang yang diberi obat karena tidak enak badan,” kata Widiarti.
Sebelumnya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas V Kalianget, Sumenep meminta seluruh operator kapal di Sumenep menunda pelayaran. Berdasarkan informasi dari BMKG Maritim Surabaya, tinggi gelombang di Perairan Masalembu dan Kangean mencapai 4-6 meter. [tem/suf]






