Magetan (beritajatim.com) – Keresahan warga Kelurahan Selosari, Kecamatan/ Kabupaten Magetan, Jawa Timur makin menjadi usai dapat kiriman surat kaleng berisi peringatan perang.
Salah satunya, Eko Patrianto, warga Jalan Monginsidi kelurahan setempat. Dia mengaku menerima surat itu pada Sabtu (2/7/2022) pukul 18.00 WIB. Amplop bertuliskan Kepada Yth Warga Magetan, dan didalamnya ada secarik kertas berwarna biru muda bertuliskan PERINGATAN PERANG dan ada alamat web peringatanperang.blogspot.com.
Pada awalnya dia mengira surat itu adalah surat yang ditulis anak-anaknya. Namun, setelah ditanya, anak-anaknya tak menulis surat itu. Dia pun sempat mengabaikan surat itu dan menaruhnya di sudut teras rumah. Kemudian, dia baru tahu kalau tetangganya juga menerima dan bahkan melapor ke pihak kepolisian.
“Saya justru dapat surat itu pada hari Sabtu. Tahunya tetangga yang lain juga dapat. Awalnya saya abaikan, tapi ternyata ini biang keresahan tetangga saya,” kata Eko, Selasa (5/7/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”teror-surat-kaleng”]
Eko mengharap pihak kepolisian yang sudah mendapatkan laporan terkait pemberian surat itu segera mengusut tuntas. Dia sadar kalau pengirim surat tidak gentle karena hanya mengirim surat tanpa menuliskan siapa pengirimnya. Namun begitu, dia tak ingin tetangganya jadi resah.
“Kami harap polisi segera mengusut siapa pelakunya. Saya pikir pelakunya masih satu orang saja. Semoga segera diamankan agar tak membuat keresahan warga,” kata Eko.
Untuk diketahui, surat teror peringatan perang itu pertama dilaporkan oleh pemilik sebuah pangkalan gas elpiji di Jalan Monginsidi, Kelurahan Selosari, Kecamatan/ Kabupaten Magetan.
Si pengirim pun juga terekam kamera pengawas. Kemudian, setelah ditelusuri banyak warga di Kecamatan Magetan yang mendapatkan sepucuk surat dengan isi yang sama. Warga pun merasa resah hingga mengharap polisi segera menangkap pelakunya. ( fiq/ted)






