Magetan (beritajatim.com) – Akibat menerobos lampu merah, sepeda motor yang dikendarai seorang pelajar SMP di Ngawi Jawa Timur menabrak mobil di Pertigaan Exit Tol Ngawi. Ibu korban yang datang ke lokasi menangis histeris melihat anaknya dalam kondisi kritis tergeletak di jalan.
Tri Handayani (36), ibu rumah tangga warga Desa Grudo Kecamatan Kabupaten Ngawi hanya bisa menangis histeris melihat anaknya dalam kondisi kritis tergeletak di Pertigaan Jalan Di Exit Tol Ngawi, tepatnya masuk Desa Grudo Kecamatan/ Kabupaten Ngawi, Minggu (21/11/2021) pukul 16.30 wib sore. Anak laki-lakinya Ruben Maulan Pratama (15) itu menabrak Mobil Daihatsu Ayla Yang hendak masuk ke tol Ngawi. Bahkan Tri Handayani terus berteriak meminta bantuan agar anaknya segera dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian bermula saat anak Tri Handayani yang baru duduk di kelas IX SMP di Ngawi mengendarai sepeda motor honda tiger bernomor polisi AE 5740 GH melaju dengan kecepatan tinggi dari arah terminal lama Ngawi atau Surabaya menuju terminal baru atau arah Solo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Sesampainya di pertigaan exit tol Ngawi, korban menerobos lampu merah. Saat bersamaan dari arah berlawanan muncul mobil yang dikemudikan oleh Ananta Prakhasa Putra warga Jagir Sidomukti Wonokromo Surabaya hendak belok kanan menuju tol Ngawi. Karena jarak sudah dekat tabrakan tak terhindari. Korban yang menabrak bagian samping kiri mobil hingga terpental ke jalan.
“Berubung tetangga saya dengar dari kampong ada kecelakaan di Siliwangi. Saya kurang tahu bagaimana kronologis lengkapnya, yang jelas korban dalam kondisi kritis. Motornya rusak parah bagian depan. Korban masih SMP,” kata Triono, warga setempat.
Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP. Mobil yang ditabrak korban langsung dibawa ke kantor Unit Laka Lantas Polres Ngawi berikut pengemudinya. Begitu juga sepeda motor korban yang rusak parah. Sementara korban yang kritis hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi. [kun]






