Tuban (beritajatim.com) – Gadis pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka para setelah terlindas dump truk di jalan raya Bulu-Jatirogo, Desa Ngujuran, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Sabtu (28/8/2021).
Gadis yang meninggal dunia itu bernama Sri Wahyuni (21), warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Korban terjatuh dari motornya setelah bertabrakan dengan motor lain yang kabur. Wahyuni akhirnya terlindas dump truk yang membawa muatan penuh.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com menyebutkan, peristiwa tragis di jalan antar kecamatan itu berawal saat Sri Wahyudi itu mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi (Nopol) S 4139 IL. Gadis cantik itu hanya seorang diri dan berjalan dari arah utara dengan kecepatan sedang.
“Pengendara motor itu awalnya berjalan dari utara ke selatan. Saat di lokasi ia berusaha mendahului sepeda motor yang berjalan searah di depannya yang tidak diketahui identitasnya,” ungkap Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyo.
Pada saat berusaha mendahului kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya itu ruang gerak dari kedua sepeda motor tersebut tidak cukup. Sehingga sepeda motor yang dikendarai Sri Wahyuni mengalami kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya lantaran langsung kabur.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan-tuban”]
Apesnya, ketika gadis itu jatuh ke kanan. Sementara dari arah berlawanan melaju dump truk Nopol K 1769 DD yang dikemudikan Kartono (31), warga Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Tuban. Karena jarak yang sudah dekat membuat dump truk dengan muatan itu tidak bisa menghindar. Korban pun terlindas. “Korban meninggal dunia di TKP,” ungkapnya.
Sementara itu, petugas dari Sat Lantas Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu langsung datang di TKP untuk melakukan evakuasi jenazah korban. Selain itu, petugas juga melakukan olah TKP serta mencari keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan itu. [mut/suf]






