Blitar (beritajatim.com) – Komplotan maling yang membobol mesin ATM BCA di dalam Indomaret Kanigoro Kabupaten Blitar diduga telah menguasai kondisi. Hal itu terlihat dari rapinya aksi pembobolan mesin ATM BCA tersebut.
Hasil Olah TKP Polres Blitar menyebutkan bahwa pelaku terlebih dahulu memotong kabel ke seluruh CCTV yang ada di dalam Indomaret sebelum beraksi. Langkah itu dilakukan oleh para pelaku sebelum menjebol plafon Indomaret dan membobol mesin ATM BCA.
Akibatnya, 5 CCTV yang ada di dalam Indomaret tidak berfungsi. Para pelaku juga mematikan saklar lampu.
“5 CCTV yang ada di dalam Indomaret dirusak, karena para pelaku memutus kabel ke CCTV tersebut,” kata AKP Tika Pusvitasari, Kasatreskrim Polres Blitar, Sabtu (11/03/23).
Polisi menduga pelaku pembobolan ATM lebih dari satu orang. Namun polisi belum bisa memastikan berapa jumlah tepatnya.
Satreskrim Polres Blitar menduga para pelaku telah menguasai situasi dan kondisi Indomaret. Selain itu diduga para pelaku juga telah terlatih.
Baca Juga: Mesin ATM BCA di Kanigoro Blitar Dibobol, Rp441 Juta Raib
Pasalnya lokasi Indomaret yang dibobol komplotan maling ini hanya berjarak kurang dari 100 meter dari Polsek Kanigoro. Lokasi jalan raya Kanigoro Kabupaten Blitar juga terbilang ramai.
Namun komplotan maling tersebut dengan tenang membobol atap bangunan dan mencongkel mesin ATM BCA yang ada di dalamnya.
“Sudah paham kondisi baik dari atas terus menjebol plafon, kemungkinan lebih dari satu orang,” tegas Tika.
Sebelumnya Indomaret yang berada di jalan raya Kanigoro Kabupaten Blitar, Sabtu (11/03/23) pagi dibobol maling. Komplotan maling merusak mesin ATM BCA yang ada di dalam Indomaret dan membawa kabur uang senilai Rp. 441.800.000.
Pencuri tersebut mencongkel bagian penyimpan uang di mesin ATM BCA. Sebelum membawa kabur uang ratusan juta rupiah.
Selain membawa kabur uang senilai Rp. 441.800.000 para pencuri juga mengambil 28 bungkus rokok senilai Rp. 3.505.000 serta susu bubuk senilai Rp. 500.000.
“Ya jadi mesin ATM BCA yang ada di dalam Indomaret dibobol maling dan para pencuri bawa kabur uang senilai Rp. 441.800.000,” Kata Iptu Udiyono, Kasi Humas Polres Blitar.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pembobolan-atm”]
Peristiwa pencurian tersebut terungkap setelah karyawan Indomaret yakni Aldy Yuliatama dan Andre Danurta hendak masuk bekerja pada pagi hari. Saat memasuki Indomaret kedua karyawan tersebut terkejut karena melihat kondisi toko yang berantakan.
Setelah dilihat ternyata mesin ATM BCA yang ada di dalam Indomaret sudah rusak atau dibobol maling. Keduanya pun langsung menghubungi supervisor dari toko.
Satreskrim Polres Blitar yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Diketahui para pelaku masuk ke dalam Indomaret dengan menjebol bagian atap.
“Ya dugaannya pelaku masuk dari atap terus kemudian melakukan pembobolan mesin ATM dan mengambil sejumlah susu dan rokok,” jelasnya.
Saat ini pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Lokasi pencurian dan pembobolan mesin ATM juga masih diberikan garis polisi.
“Saat ini tim masih di sana untuk melakukan olah tempat kejadian perkara ini masih proses penyelidikan,” pungkasnya. (owi/ted)






