Jember (beritajatim.com) – Lima partai politik sudah menerbitkan rekomendasi pencalonan bupati Muhammad Fawait dan wakil bupati Djoko Susanto dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemilihan Djoko terilhami Joko Widodo yang berduet dengan dua tokoh senior dalam dua masa pemerintahan, yakni Jusuf Kalla dan KH Maruf Amin.
“Saya selalu taat dengan kesepakatan bersama. Bahwa saya diminta beberapa nama, saya mengajukan beberapa nama tokoh senior. Mungkin saya anak muda, khawatir anak muda terlalu kencang, maka perlu ada yang mengerem,” kata Fawait, usai konsolidasi dengan Partai Golkar, di Hotel Aston, Kabupaten Jember, Sabtu (10/8/2024) malam.
Fawait menyebut tokoh senior diperlukan untuk menutupi kekurangannya. “Kalau anak muda ini kan lompat-lompat. Kenapa saya mengajukan beberapa nama tokoh senior? Saya terinspirasi Presiden Jokowi. Beliau membuat lompatan besar Indonesia karena kolaborasi antara tokoh yang diibaratkan muda dan senior,” katanya.
Duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden juga dinilai Fawait sebagai kombinasi bagus tokoh muda dan senior. “Kesuksesan Presiden Jokowi jadi inspirasi saya. Maka saya mengajukan beberapa tokoh senior. Soal yang muncul satu nama, itu pilihan beliau (para ketua umum partai) yang sesuai dengan kriteria saya,” katanya.
Fawait adalah politisi Partai Gerakan Indonesia Raya yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Jawa Timur. Pria kelahiran Jember, 8 Februari 1988, ini adalah alumnus Fakultas Universitas Airlangga Surabaya dan pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam.
Fawait telah menjadi anggota DPRD Jatim sejak 2014. Pemilu 2024 mengukuhkannya menjadi anggota DPRD Jatim untuk ketiga kalinya dari Daerah Pemilihan Jember-Lumajang.
Sementara itu Djoko Susanto adalah mantan kepala Kantor Pertanahan atau Badan Pertanahan Nasional Jember. Dia sempat mencalonkan diri menjadi bupati dalam Pilkada Jember 2020 dan didukung Gerindra dan PKB.
Namun sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum, dua partai itu menarik diri dan mendukung calon lain. Gerindra mendukung Hendy Siswanto dan PKB mendukung Abdussalam. Akhirnya Djoko gagal mencalonkan diri menjadi bupati. Namun kiprah politiknya dilanjutkan putranya, Edo Rahmanta Ersu Putra, yang terpilih menjadi anggota DPRD Jember 2024-2029 mewakili Daerah Pemilihan Jember 5 dari Gerindra. [wir]






