Malang (beritajatim.com) – Terduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 12 Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) dengan inisial LS (24) warga Karangploso kabupaten Malang. Adapun LS ternyata sudah bukan lagi mahasiswa UB. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo S.H M.H pada Jumat (15/11/2023) pagi.
Korban ternyata bukan lagi mahasiswa UB karena yang bersangkutan sudah mengundurkan diri sejak 2019. LS tercatat pernah kuliah di Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) angkatan 2018, tetapi sudah mengundurkan diri tahun 2019.
Berdasarkan konfirmasi pihak keluarga, alasan pengunduran diri lantaran ada gangguan penyakit yang mengganggunya kehidupan korban.
“Saat olah TKP di lantai 4, korban dalam keadaan telentang, dengan kondisi kepala bagian belakang mengeluarkan darah. Kemudian ada bekas luka sayatan di tangan kiri (bagian nadi), terbungkus hansaplast,” terang Anton pada awak media.
Menurut Kapolsek Lowokwaru ada sejumlah barang bukti yang ditemukan. Antara lain, sandal dan kacamata milik di lantai 12. Kemudian ditemukan juga tas putih, handphone korban, memory card dan uang senilai 24 ribu Rupiah.
“Dari hasil olah TKP Tim Inafis dan Unit Reskrim Polsek Lowokwaru. Korban diduga sengaja melakukan aksi bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari lantai 12 ke lantai 4,” terangnya
Sebagai informasi, kejadian ini terjadi di Gedung Filkom UB, Kamis (14/12/2023) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu tengah dilaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). (Dan/Aje)






