Pasuruan (beritajatim.com) – Sebuah mortir nyasar dan meledak di area pemukiman warga di desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (20/04/2022). Akibatnya 3 rumah warga rusak terkena ledakan.
Mortir tersebut nyasar diduga ketika ada latihan perang di area Puslatput 3 Marinir Pasuruan. Menurut Parto, warga sekitar, kejadian ledakan mortir nyasar itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Sebelum meledak, warga sempat mendengar suara ledakan seperi bom. Sehingga warga yang tengah beraktivitas pun lari berhamburan ketika terjadi ledakan. “Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras, door. Ya warga langsung lari berhamburan ke arah timur,” ujar Parto.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ledakan”]
Satu rumah milik Sulastri (50) rusak dengan kondisi cukup parah. Atap rumah bagian depan hancur berantakan, pintu rumahnya jebol, kaca-kaca rumah pun pecah.
Sementara dua rumah lain mengalami rusak ringan. Rumah milik Rohiman (50) hanya rusak dibagian atap plafon depan. Sementara kaca rumah milik Sudin (45) pecah terkena serpihan mortir.
Menurut Tinamah (30), mortir tersebut jatuh tepat di atas atap depan rumah Ibunya, Sulastri (50)
Namun beruntung, ibunya saat itu sedang keluar rumah mencari rumput. “Jatuhnya pas di atas rumah, untungnya waktu itu ibu saya keluar ngarit (mencari rumput). Semisal ada di dalam rumah ya bisa-bisa kena,” ujar Tinamah sambil menggendong anaknya.
Di depan rumah Sulastri (50) ditemukan pula sebuah selongsong mortir yang meledak. Meskipun begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ledakan mortir nyasar ini.
Sementara pihak TNI bersama jajaran Polsek Lekok, telah mendatangi tempat kejadian dan mendata kerusakan yang dialami warga. (ada/kun)







