Sevilla (beritajatim.com) – Real Madrid harus menelan kekalahan pahit saat bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan La Liga. Kekalahan 1-2 tersebut menjadi semakin menyakitkan karena salah satu aktor utama yang menundukkan mereka adalah mantan pemain sendiri, Isco.
Gelandang asal Spanyol itu tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan satu assist. Golnya lahir dari titik penalti pada menit ke-54, sementara assistnya membantu Johnny Cardoso mencetak gol pembuka bagi Betis pada menit ke-34.
Performa impresif ini menegaskan bahwa Isco tengah berada dalam performa terbaiknya musim ini. Dari 15 penampilan bersama Real Betis, pemain berusia 32 tahun tersebut sudah terlibat dalam sembilan gol—rincian enam gol dan tiga assist.
“Aku meminta maaf kepada suporter Real karena berselebrasi. Real akan selalu ada di hatiku,” ujar Isco kepada Sky Sports setelah pertandingan.
Selama hampir satu dekade membela Real Madrid (2013-2022), Isco telah mencatatkan 53 gol dan 58 assist dalam 353 pertandingan. Dia juga mengoleksi 19 trofi, termasuk tiga gelar Liga Champions berturut-turut pada 2016-2018.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Real Madrid, yang tengah berusaha menjaga posisi mereka di klasemen La Liga. Sementara bagi Isco, ini menjadi momen pembuktian bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi. [dio/suf]






