Jember (beritajatim.com) – Jumlah peminat kursi ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Jember, Jawa Timur, tahun ini terbanyak sepanjang sejarah.
Sejak masa pengambilan formulir calon ketua dibuka pada 2 September 2025 dan diakhiri pada 6 September 2025, 18 orang pengurus dan pegiat olahraga telah mendaftarkan diri. “Ini sejarah sepanjang KONI Jember ada dan bahkan KONI seluruh Indonesia,” kata Soetriono, Ketua Panitia Sembilan yang bertugas mengurusi pemilihan, Minggu (7/9/2025).
Delapan belas orang bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran itu adalah.
1. Irwan Bahtera (pengurus cabang olahraga Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia)
2. Rahaditha Viraq Prakasa (pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia)
3. Ervan Priambodo (pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia)
4. Zamroni Ulfa (pengurus cabang olahraga muangthai)
5. Heru Prastiono (pegiat olahraga)
6. Nur Rizal (pengurus Persatuan Basket Seluruh Indonesia)
7. Jumantoro (pegiat olahraga)
8. Moh. Khoiron Kisan (pengurus e-sport)
9. Holison (pegiat sepak bola)
10. Musa Feigiyan Wibowo (pegiat sepak bola)
11. Refqi Rahmatillah (pegiat renang)
12. Hanafi (pegiat sepak bola)
13. Safa Ismail (pegiat taekwondo)
14. Zainul Arifin (pegiat sepak bola)
15. Ponimin (pegiat bola voli)
16. Abdul Rahman (pegiat sepak bola)
17. Nafia Rohmah (pegiat renang)
18. Arif Prio Wicaksono (pegiat sepak bola)
Banyaknya bakal calon ketua yang mengambil formulir pendaftaran tak lepas dari regulasi. “Kemarin Panitia Sembilan mulanya memutuskan (bakal calon) dari ketua cabang olahraga. Tapi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONI memberi kesempatan kepada khalayak untuk menjadi ketua KONI,” kata Soetriono.
Panitia Sembilan kemudian berunding dan memutuskan untuk membuka ruang bagi ketua cabor, pengurus KONI, dan pegiat olahraga karena AD/ART tidak mengatur spesifik. “Yang penting penduduk Jember yang berminat dan mampu bisa masuk menjadi ketua KONI. Tidak hanya ketua cabor, tapi pegiat olahraga juga bisa,” kata Soetriono.
Semua bakal calon diberi kesempatan untuk menyerahkan formulir pendaftaran dan surat dukungan minimal dari sepuluh kepengurusan cabang olahraga pada 14-16 September 2025. Verifikasi akan dilakukan pada 17-18 September 2025. Sementara Musorkab sendiri rencananya digelar pada 11-12 Oktober 2025.
Soetriono mengatakan, Panitia Senbilan menyediakan masa penyerahan surat dukungan cukup lama untuk memberikan kesempatan kepada pengurus cabor mempertimbangkan semua kandidat. “Jangan sampai mereka memilih kucing dalam karung,” katanya.
Soetriono memperkirakan maksimal hanya akan ada empat calon ketua KONI yang muncul. “Jumlah anggota KONI Jember ada 49 kepengurusan cabor. Artinya maksimal itu nanti yang masuk itu empat orang,” katanya.
Surat dukungan kepengurusan cabor hanya diperuntukkan satu kandidat. Soetriono memastikan tidak akan ada dukungan ganda atau surat dukungan palsu. “Karena di situ (surat dukungan), ada tanda tangan saya, ada stempel, tidak bisa dipalsu, karena kalau dipalsu atau di-scan akan kelihatan. Di situ juga ada nomor register, enggak bisa ditiru-tiru lagi,” katanya. [wir]






