Gresik (beritajatim.com)– Selama ini ada anggapan tembaga (pabrik peleburan dan pemurnian atau smelter) tembaga seperti halnya milik PT Freeport Indonesia yang baru-baru ini diresmikan hanya diperuntukkan bagi sektor industri industri dari hulu hingga hilir. Padahal, produk yang dihasilkan dari smelter yaitu katoda tembaga yang kemudian digunakan lebih lanjut di industri hilirnya seperti pabrik elektronik, dan lain-lain manfaat tembaga tak bisa dipisahkan sangat erat dalam kehidupan kita sehari-hari.
Selain sebagai bahan dasar industri. Tembaga juga dibutuhkan dalam aspek kehidupan. Seperti yang diketahui manfaat tembaga yang paling terkenal adalah sebagai bahan utama kabel listrik, alat elektronik, kendaraan bermotor dan lainnya. Tembaga dianggap sebagai mineral masa depan karena berperan penting dalam tren industri saat ini. Hal ini karena seiring dengan permintaan mobil listrik dan energi terbarukan yang terus meningkat.
“Saat ini tembaga dianggap mineral masa depan karena memiliki peran kunci dalam tren industri sekarang seiring dengan meningkatnya permintaan untuk mobil listrik dan energi terbarukan,” ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas saat menjadi pembicara di Investor Daily Summit beberapa waktu lalu.
Lalu bagaimana logam ini bisa bermanfaat bagi sektor lainnya. Di bidang kesehatan misalnya, tembaga banyak digunakan untuk mendukung alat-alat medis. Salah satunya alat radioterapi, dan radiologi menggunakan komponen tembaga melalui uji radiasi yang dilakukan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Wadir Pelayanan RSUD Ibnu Sina Gresik, dr Irma Wesprimawati SpPD menuturkan, semua alat kesehatan memanfaatkan logam tembaga untuk mendukung pelayanan medis. Meski ada parameter keamanannya sesuai standar pemerintah.
“Alat-alat medis yang saya sebut tadi pastinya menggunakan komponen tembaga. Tentunya ada uji radiasinya,” tuturnya, Minggu (22/9/2024).
Dokter spesialis penyakit dalam ini juga menjelaskan cuprum, atau tembaga (mineral) memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Berguna dalam men-support dukung pembuluh darah, sistem saraf, dan sistem imun. Serta berperan dalam pertumbuhan tulang, dan membantu pembentukan sel darah.
“Pada kondisi penyakit tertentu membutuhkan suplemen zat ini, tapi di sisi lain beberapa kondisi mengharuskan kehati-hatian. Misalnya, adanya alergi. Suplemen ini tetap tidak bisa menggantikan asupan makanan sehingga harus tetap mengkonsumsi makanan yang sehat, dan mengandung zat-zat penting yang diibutuhkan,” paparnya.
Tidak hanya itu, tembaga juga mineral yang sangat penting serta efektif membunuh bakteri dari air. Hal ini berdasarkan fakta tahun 2008. Dimana, agen perlindungan lingkungan Amerika Serikat Environmental Protection Agency (EPA) memasukkan logam untuk membunuh bakteri.
Bakteri dan virus bila dituangkan di wadah yang terbuat dari tembaga masa hidupnya lebih pendek. Ini karena tembaga memiliki sifat antimikroba yang permanen. Sehingga, virus dan bakteri tidak mampu bertahan lama. Tidak salah jika tembaga sangat mendukung alat medis di rumah sakit. Pasalnya, logam tersebut efektif mengurangi resiko tertular hingga 45 persen.
“Saat ini tembaga dianggap mineral masa depan karena memiliki peran kunci dalam tren industri sekarang seiring dengan meningkatnya permintaan untuk mobil listrik dan energi terbarukan,” ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas.
Selain mendukung mobilitas pelayanan kesehatan dan industri. Tembaga juga memiliki peran penting menjadikan konduktor listrik dan panas yang kerap kali dimanfaatkan sektor transportasi. Pasalnya, hampir sebagian besar komponen mobil berasal dari logam tembaga untuk kelistrikan menghidupkan mesin mobil. Serta komponen lainnya seperti sistem pengereman, dan bearing.
Intinya di masa depan, peradaban manusia tidak lepas dari tembaga. Mulai dari energi terbarukan, konstruksi, gaya hidup, industri elektronik dan lain-lain.
Sifat tembaga yang kondusif, dan bisa didaur ulang menjadikan mineral masa depan yanh esensial. Hal ini karena semua komponen di sekeliling kehidupan tidak bisa lepas dari logam tembaga.
Logam mineral masa depan tersebut, menjadi komponen vital pada berbagai produk listrik seperti kabel, ponsel, dan komputer. Digunakan pula dalam beragam infrastruktur seperti bangunan, jembatan, dan jalan raya. Sebanyak 75 persen tembaga di dunia digunakan untuk jaringan listrik yang memudahkan aktivitas sehari-hari. [adv/dny]






